AMALI Salurkan 9 Ton Beras untuk Pesantren Terdampak Bencana di Aceh

saidusshiddiqiyah.ac.id—Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 9 ton beras kepada Ma’had Aly dan pesantren yang terdampak bencana alam di Aceh. Aksi ini merupakan wujud solidaritas nasional Ma’had Aly dalam merespons musibah banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Serambi Makkah.

AMALI saat ini dipimpin oleh Mudir Ma’had Aly Saidusshiddiqiyah Jakarta, KH Nur Salikin, MA., yang mengoordinasikan gerakan bantuan tersebut bersama jejaring Ma’had Aly di berbagai daerah. Bantuan disalurkan kepada lima Ma’had Aly serta sejumlah pesantren lain yang terdampak secara langsung akibat bencana. Masing-masing Ma’had Aly penerima manfaat mendapatkan satu ton beras, antara lain Dayah Abu Kuta Krueng, Dayah Abu Mudi Samalanga, Dayah Cot Trueng Aceh Utara, Dayah Babussalam Matang Kuli, dan Dayah Malikussaleh Panton Labu. Sisa bantuan dialokasikan untuk pondok pesantren lain yang juga mengalami dampak serius akibat bencana alam tersebut.

Dalam keterangannya, KH Nur Salikin menyampaikan bahwa pesantren dan Ma’had Aly bukan hanya pusat transmisi keilmuan Islam, tetapi juga penyangga sosial masyarakat di tengah kondisi darurat. Keberadaan pesantren di Aceh, menurutnya, terbukti memiliki peran strategis, baik sebagai tempat pengungsian sementara maupun sebagai benteng alami yang melindungi permukiman warga dari terjangan material banjir.

“Solidaritas ini adalah ikhtiar bersama. Ketika pesantren di satu daerah tertimpa musibah, maka pesantren di daerah lain terpanggil untuk saling menguatkan,” ungkapnya.

Bantuan beras tersebut diharapkan dapat menopang kebutuhan logistik para santri dan pengelola pesantren dalam masa pemulihan pascabencana. Selain itu, AMALI juga tengah melakukan pendataan terhadap mahasantri yang terdampak secara langsung, khususnya mereka yang mengalami hambatan dalam melanjutkan proses pendidikan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen AMALI untuk terus menjaga keberlanjutan pendidikan Ma’had Aly serta memperkuat jejaring solidaritas antar pesantren di Indonesia. Solidaritas ini diharapkan tidak hanya hadir pada masa darurat, tetapi juga menjadi fondasi kebersamaan antar Ma’had Aly dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *