# Mahad Aly Jakarta > Lembaga Kader Ulama ## Posts - [Uhud sebagai Laboratorium Moral Umat Islam: Dari Strategi Militer hingga Pendidikan Karakter](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/uhud-sebagai-laboratorium-moral-umat-islam-dari-strategi-militer-hingga-pendidikan-karakter/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Uhud adalah nama sebuah gunung yang terkenal di Madinah, terletak di arah barat laut dari kota itu. Jarak antara Uhud dan Madinah adalah sekitar 3 mil. Dinamakan Uhud, karena gunung ini terpencil dan terpisah dari deretan gunung-gunung lainnya. Di tempat ini juga ada kuburannya Nabi Harun, saudara Nabi Musa As. Gunung Uhud menjadi titik temu Nabi Muhammad SAW dengan pasukan kaum kafir Quraisy. Pertemuan ini merupakan kontak pertama setelah pertempuran Badar, sekaligus pertempuran yang amat menentukan. Pihak yang paling terpukul dari pertempuran Badar adalah pihak dengan kerugian yang amat memalukan secara langsung, yaitu kaum Musyrikin. Serta pihak yang melihat […] - [Pembubaran Negara Indonesia Timur (NIT) dan Kembalinya Indonesia ke Negara Kesatuan (1950 M)](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pembubaran-negara-indonesia-timur-nit-dan-kembalinya-indonesia-ke-negara-kesatuan-1950-m/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id—Tahun 1950 menjadi salah satu momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Pada masa itu, Negara Indonesia Timur (NIT) resmi dibubarkan, menandai berakhirnya sistem negara federal buatan Belanda dan kembalinya Indonesia ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagaimana dicita-citakan sejak Proklamasi 17 Agustus 1945. Peristiwa ini bukan sekadar perubahan politik, tetapi juga kemenangan semangat persatuan bangsa. Awal Mula Lahirnya Negara Indonesia Timur (NIT) Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tahun 1945, Belanda tidak serta-merta mengakui kemerdekaan tersebut. Mereka berusaha kembali menguasai Indonesia dengan strategi politik divide et impera (pecah belah). Salah satu cara yang ditempuh adalah membentuk negara-negara bagian, agar Indonesia […] - [Pertemuan Nabi Khidir a.s. dan Nabi Musa a.s.](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pertemuan-nabi-khidir-a-s-dan-nabi-musa-a-s-2/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Di dalam Al-Qur’an banyak sekali kisah-kisah yang menceritakan orang-orang terdahulu terutama para nabi dan rasul, baik yang disebutkan namanya dalam lafaz Al-Qur’an ataupun hanya sepenggal kisahnya saja. Nabi Khidir a.s. ialah salah satu nabi yang disebutkan kisahnya karena berkaitan dengan kisah Nabi Musa a.s. Akan tetapi, namanya tidak disebut dengan jelas. Walaupun demikian, kisah Nabi Khidir a.s. sangat menarik dibahas karena sebagaimana dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa sosoknya menjadi salah satu tokoh sentral dari perjalanan Nabi Musa a.s. Penjelasan mengenai kisah Nabi Khidir a.s. ini merupakan sarana untuk memperkaya ilmu pengetahuan tentang kisah para nabi dan rasul. Jika berbicara tentang nabi […] - [Mengenal Lebih Dekat Sosok Kontroversial Indonesia; ‘Abdurrahman Ad-Dakhil’](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/mengenal-lebih-dekat-sosok-kontroversial-indonesia-abdurrahman-ad-dakhil/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id—“Ada empat misteri Tuhan di dunia ini; yaitu jodoh, rezeki, umur, dan ….. Gus Dur.” Kata-kata di atas merupakan salah satu ungkapan yang menyindir sikap Gus Dur yang sulit ditebak. Tokoh yang terkenal penuh dengan kontroversi, sederhana tapi rumit, banyak dipuji sekaligus dibenci, dan tentunya pejuang dalam sejarah nusantara yang berdedikasi tinggi terhadap pembelaan pada kaum minoritas dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). Dan yang tak kalah menarik dari sosok yang memiliki nama kecil Abdurrahman Ad-Dakhil ini adalah kemampuannya dalam mengemas setiap gagasan dan pemikiran dalam situasi yang harmonis, humoris dengan lontaran jenakanya, santai dan seringkali membuat banyak orang tergelitik. […] - [Batavia 1942-1945: Strategi Jepang, Dampaknya, dan Akhir Sebuah Peradaban](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/batavia-1942-1945-strategi-jepang-dampaknya-dan-akhir-sebuah-peradaban-2/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id—Kependudukan pada dasarnya sama dengan penjajahan yang berarti penguasaan suatu negara terhadap negara lain. Kependudukan atau penjajahan selalu membawa dampak yang negatif pada kehidupan masyarakat, baik dalam aspek politik, ekonomi, agama, sosial budaya maupun bidang militer.  Bagi bangsa Indonesia sendiri kependudukan atau penjajahan ini merupakan suatu pengalaman yang sangat pahit sepanjang sejarah. Indonesia banyak mengalami penjajahan yang silih berganti oleh bangsa asing. Salah satunya yang pernah menduduki atau menjajah Indonesia adalah Jepang yang menjajah selama kurang lebih tiga setengah tahun (1942-1945). Jepang tidak hanya menguasai wilayah-wilayah penting yang ada di luar Jawa, tetapi hampir seluruh pusat pemerintahan Hindia Belanda. Pada […] - [Raden Ajeng Kartini](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/raden-ajeng-kartini/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id“Adalah suatu pertolongan dan bantuan besar sekali bagi orang laki-laki jika perempuan berbudi tinggi dan terpelajar.” (R.A. Kartini) Kebebasan seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menikmati pendidikan tanpa adanya batasan gender, sosial maupun ras tak terlepas dari peran serta perjuangan para tokoh bangsa. Ada yang berjuang dengan tenaga dan darahnya dalam merebut kemerdekaan, tapi ada juga yang berjuang melalui pemikirannya. Raden Ajeng Kartini merupakan salah satu tokoh bangsa yang memperjuangkan hak-hak wanita. Berbeda dengan tokoh feminis modern yang menuntut agar wanita disetarakan dengan lelaki dalam berbagai lini kehidupan, Kartini fokus berjuang agar para wanita pribumi bisa mendapatkan hak yang fundamental, yaitu […] - [Supersemar: Surat Perintah yang Mengubah Politik Indonesia](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/supersemar-surat-perintah-yang-mengubah-politik-indonesia-2/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id—Peristiwa 11 Maret 1966 selalu menjadi salah satu titik paling menentukan dalam sejarah Indonesia. Ketika itu Soekarno masih menjabat sebagai Presiden, tetapi posisinya seperti di ujung tanduk. Ini semua bermula ketika tragedi pembunuhan enam jenderal dan satu perwira yang dikenal dengan G30S PKI 1965.  Sejak peristiwa G30S PKI 1965, situasi negara makin memburuk. Ekonomi hancur, harga barang melambung, dan masyarakat kehilangan rasa aman. Presiden Soekarno tetap memegang teguh konsep Nasakom (Nasionalisme, Agama dan Komunisme) sebagai upaya menjaga kesatuan politik, tetapi langkah itu semakin tidak populer karena PKI telah dianggap sebagai dalang kekacauan pada saat itu.  Di sisi lain, TNI AD […] - [Menggali Nilai Kepemimpinan Damai Fathu Makkah untuk Tata Dunia Modern](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/menggali-nilai-kepemimpinan-damai-fathu-makkah-untuk-tata-dunia-modern/): sa’iidusshiddiqiyah.ac.id—Dalam sejarah panjang peradaban manusia, kepemimpinan seringkali diartikan dengan kekuasaan, dominasi dan peperangan. Namun, dalam empat belas abad yang lalu, Nabi Muhammad SAW  menunjukkan pola pikir atau standar kepemimpinan yang sama sekali berbeda melalui peristiwa Fathu Makkah, sebuah momen bersejarah yang menunjukan akan puncak kemenangan Islam tanpa pertumpahan darah. Di saat umat Islam meraih kemenangan besar, Rasulullah SAW tidak memilih untuk membalas dendam kepada musuh-musuhnya. Justru Sebaliknya, beliau menunjukkan teladan kemanusiaan yang luar biasa dengan memberikan maaf, membangun kembali hubungan yang damai, dan menegakkan keadilan dengan penuh kasih sayang.  Peristiwa ini bukan hanya menjadi bagian penting dalam sejarah Islam, tetapi […] - [Serangan Umum 1 Maret 1949: Bukti Republik Belum Mati](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/serangan-umum-1-maret-1949-bukti-republik-belum-mati/): sa’idusshiddiqiyah.ac.id—Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Belanda berusaha kembali menguasai wilayah Indonesia dengan dalih bahwa kekuasaan Jepang harus dikembalikan kepada pemerintah Hindia Belanda. Upaya tersebut memuncak pada Agresi Militer Belanda II yang dilancarkan pada 19 Desember 1948. Pada serangan itu, Belanda berhasil menduduki Yogyakarta yang saat itu menjadi ibu kota Republik Indonesia. Untuk memperkuat klaimnya di dunia internasional, Belanda kemudian menangkap Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, serta sejumlah tokoh pemerintahan lainnya. Pasca pendudukan, Belanda mengumumkan propaganda besar “Republik Indonesia sudah tidak ada.” Mereka ingin meyakinkan dunia bahwa perjuangan kemerdekaan sudah berakhir dan bahwa Indonesia telah kembali berada […] - [Denting Pedang di Lembah Badar: Saat Takdir Menguji Manusia dan Iman](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/denting-pedang-di-lembah-badar-saat-takdir-menguji-manusia-dan-iman/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Perang Badar merupakan salah satu peristiwa monumental dalam sejarah Islam pada masa Rasulullah SAW yang berlangsung pada bulan Ramadan. Pertempuran ini menjadi saksi nyata akan turunnya pertolongan Allah SWT kepada kaum Muslimin. Saat itu, Rasulullah SAW memimpin langsung pasukan berjumlah sekitar 313 orang, dan dengan kekuatan yang jauh lebih kecil mereka berhasil mengalahkan pasukan Quraisy yang mencapai kurang lebih 1.000 prajurit. Perang Badar bukanlah pertempuran yang dipicu oleh kaum Muslimin, melainkan sebuah langkah mempertahankan diri demi menjaga keberlangsungan umat Islam yang saat itu terancam untuk dimusnahkan oleh kaum kafir Quraisy. Allah SWT pun menegaskan hal ini dalam firman-Nya:  “Telah diizinkan […] - [Dari Kolonial Belanda ke Pendudukan Jepang: Makna Kapitulasi 8 Maret 1942](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/dari-kolonial-belanda-ke-pendudukan-jepang-makna-kapitulasi-8-maret-1942/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Perang Dunia Kedua tidak hanya mengguncang Eropa, tetapi juga menjadikan Asia Tenggara sebagai ajang perebutan pengaruh negara-negara besar. Belanda, yang saat itu menguasai Indonesia sebagai Hindia Belanda, menghadapi tekanan besar dari Jepang yang sedang memperluas kekuasaannya. Indonesia pun merasakan dampak langsung perang, mulai dari serangan udara, gangguan ekonomi, hingga perubahan besar dalam kehidupan sosial dan politik. Puncak ketegangan itu terjadi pada awal 1942 ketika Belanda menyerah kepada Jepang. Peristiwa ini dikenal sebagai Kapitulasi Kalijati, penyerahan Belanda kepada Jepang yang menandai runtuhnya dominasi kolonial Belanda di Nusantara. Kapitulasi bukan sekadar kekalahan militer, tetapi juga awal dari babak baru yang berpengaruh besar […] - [Merajut Kesepakatan Nasional dalam Dinamika Sidang Muspimnas CSSMoRA](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/merajut-kesepakatan-nasional-dalam-dinamika-sidang-muspimnas-cssmora/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Rangkaian Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) CSSMoRA berlanjut dengan agenda persidangan yang intensif. Setelah pembukaan resmi pada Sabtu, 14 Februari 2026, forum dilanjutkan dengan pelaksanaan Sidang Pleno I yang menjadi fondasi awal jalannya Muspimnas. Sidang Pleno I membahas sejumlah agenda utama, meliputi penetapan agenda acara Muspimnas, pembahasan tata tertib persidangan, serta pemilihan Presidium Sidang Tetap. Sidang Pleno ini dipimpin oleh Presidium Sementara yakni dari Pengurus CSSMoRA Nasional, Zulfa Fayruza, Ibrahim Nusantara, dan Aisyah. Seluruh rangkaian sidang berjalan secara tertib dan partisipatif, menandai komitmen peserta dalam menjaga kekhidmatan forum musyawarah nasional. Usai Sidang Pleno I, persidangan dilanjutkan dengan Sidang Pleno II yang […] - [Musyawarah Pimpinan Nasional CSSMoRA sebagai Langkah Awal Rekonstruksi Konstitusi Organisasi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/musyawarah-pimpinan-nasional-cssmora-sebagai-langkah-awal-rekonstruksi-konstitusi-organisasi/): saidusshiddiqiyah.ac.id—CSSMoRA Ma’had Aly Jakarta resmi hadir dalam Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) CSSMoRA. Muspimnas dilaksanakan pada 14–16 Februari 2026 yang bertempat di Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo. Agenda nasional ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pimpinan organisasi dari berbagai organisasi CSSMoRA Perguruan Tinggi se-Indonesia guna merumuskan arah kebijakan, penguatan konstitusi, serta tata kelola organisasi ke depan. Muspimnas CSSMoRA 2025 mengangkat tema “Rekonstruksi Konstitusi Menuju Tata Kelola Organisasi yang Responsif dan Progresif”. Tema tersebut merepresentasikan ikhtiar CSSMoRA dalam melakukan penataan ulang sistem organisasi agar mampu merespons kemajuan peradaban. Rekonstruksi konstitusi dipandang sebagai langkah tepat untuk memastikan keberlanjutan organisasi yang visioner dan berdampak […] - [Ketika Perintah Puasa Menyapa Umat : Jejak Wahyu Ramadan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/ketika-perintah-puasa-menyapa-umat-jejak-wahyu-ramadan/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Secara etimologi, sebagaimana dalam kamus al-’Ayn, kamus pertama dalam peradaban Islam karya Khalil bin Ahmad Al-Farahidi (718 – 789 M), shaum atau shiyam terbentuk dari akar kata صام – يصوم yang berarti imsak (menahan), shamt (diam tidak bicara), rukud (diam tidak bergerak), dan wuquf (berhenti). Jadi kedua kata tersebut secara bahasa berarti meninggalkan atau tidak makan-minum, tidak berbicara, dan tidak melakukan aktivitas apapun. Makna harfiah ini kemudian menjadi makna pakem yang melekat pada istilah shaum dan shiyam sampai saat ini, sebagaimana yang termaktub dalam kamus kontemporer al-Mu’jam al-Wasith karya Majma’ul Lughah al-Arabiyah Mesir. Sejarah kewajiban puasa Ramadhan tidak terlepas dari […] - [Monitoring & Evaluasi (Monev) Kabinet Satyagama Dorong Optimalisasi Kinerja Pengurus CSSMoRA](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/monitoring-evaluasi-monev-kabinet-satyagama-dorong-optimalisasi-kinerja-pengurus-cssmora/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja organisasi, CSSMoRA Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Kabinet Satyagama Periode 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 8 Februari 2026 yang bertempat di Perpustakaan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta. Monitoring dan Evaluasi merupakan salah satu program kerja baru dalam CSSMoRA Ma’had Aly Jakarta yang dirancang sebagai mekanisme peninjauan kinerja pengurus sejak awal masa kepengurusan hingga tahap evaluasi. Kegiatan ini direncanakan berlangsung secara berkala, yaitu dua kali dalam satu tahun atau setiap enam bulan sekali, sebagai upaya menjaga kesinambungan dan ketercapaian program kerja hingga akhir periode kepengurusan. Kegiatan monev […] - [Prof. Oman Fathurrahman Kupas Dunia Filologi dan Turats dalam Stadium Generale di Ma’had Aly Jakarta](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/prof-oman-fathurrahman-kupas-dunia-filologi-dan-turats-dalam-stadium-generale-di-mahad-aly-jakarta/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta resmi menggelar kegiatan Stadium Generale pada Selasa pagi, (10/02/2026) bertempat di Pendopo Pesantren Asshiddiqiyah. Kegiatan ini mengangkat tema “Filologi dan Turats: Menginovasikan Otentisitas Keilmuan Islam”. Kegiatan ini dihadiri oleh para civitas akademika, mahasantri aktif, serta mahasantri pengabdian Ma’had Aly Jakarta. Stadium Generale kali ini menghadirkan Guru Besar Filologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yakni Prof. Dr. KH. Oman Fathurrahman, M.Hum., sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh dosen Ma’had Aly, Ustadz Muhammad Abror, S.Ag., M.A., selaku moderator. Dalam pengantar materinya, Prof. Oman menekankan pentingnya penguasaan ilmu nahwu dan sharaf sebagai fondasi utama dalam mendalami khazanah keilmuan Islam. Beliau […] - [CSSMoRA Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta Selenggarakan Majelis Sholawat Mahabbah](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/cssmora-mahad-aly-saidusshiddiqiyah-jakarta-selenggarakan-majelis-sholawat-mahabbah/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta menyelenggarakan Majelis Sholawat Mahabbah (Majelis Harmoni Bersholawat Bersama Mahasantri) pada Selasa malam (3/2/2026). Kegiatan ini bertempat di Gedung Pendopo Lantai 2 Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Pusat, Jakarta Barat yang dipelopori oleh Divisi Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA Ma’had Aly Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota CSSMoRA periode 2023–2024, staf akademika, serta mahasantri aktif Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta. Majelis Sholawat Mahabbah diselenggarakan sebagai ikhtiar untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, dan menjaga keseimbangan ruhani mahasantri di tengah aktivitas akademik yang […] - [Ma’had Aly Jakarta Gelar Bedah Buku “Caught Between Three Fires”: Kupas Peran Penghulu di Masa Kolonial](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/mahad-aly-jakarta-gelar-bedah-buku-caught-between-three-fires-kupas-peran-penghulu-di-masa-kolonial/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Pada Kamis (5/2/2026) Ma’had Aly Sa’idushiddiqiyah Jakarta menggelar acara Bedah Buku yang berlokasi di Pendopo Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh Mahasantri aktif, Mahasantri pengabdian, serta staf akademika Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta. Buku yang dibedah pada kesempatan ini memiliki judul Caught Between Three Fires: Penghulu di Masa Kolonial Belanda (1882-1942) karya Prof. Muhammad Hisyam, MA. yang akan dibedah oleh Ustaz Dedi Slamet Riyadi, M.Ag dan Ustaz Moh. Syafaat, S.Th.I., serta dimoderatori oleh staf Ma’had Aly Jakarta, yakni Ustaz Robiihul Imam Fiddaroini, S.Ag. Buku tersebut merupakan hasil terjemahan dari kedua narasumber yang mengkaji secara mendalam posisi dan peran […] - [Penguatan Kapasitas Pengurus: BEM Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta Adakan Upgrading dan Evaluasi Tengah Periode](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/penguatan-kapasitas-pengurus-bem-mahad-aly-saidusshiddiqiyah-jakarta-adakan-upgrading-dan-evaluasi-tengah-periode/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta telah resmi mengadakan acara Upgrading Pengurus dan Evaluasi Tengah Periode pada Selasa (03/02/2026) yang berlokasi di Pulau Situ Gintung 3, Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh seluruh rekan dan rekanita BEM serta jajaran staf akademika Ma’had Aly Sa’idusshiddiqiyah Jakarta. Pada acara Upgrading Pengurus dan Evaluasi Tengah Periode ini BEM Ma’had Aly mengundang tokoh inspiratif yang memiliki banyak ilmu, karya, bakat, pengalaman, serta aktif dalam berbagai hal keorganisasian, yakni Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc, MA. Acara diawali dengan evaluasi program kerja dari setiap divisi selama satu semester. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi […] - [Mengungkap Kisah di Balik Peresmian Masjid Istiqlal, 22 Februari 1978](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/mengungkap-kisah-di-balik-peresmian-masjid-istiqlal-22-februari-1978/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Masjid Istiqlal merupakan salah satu lambang kebanggaan nasional Indonesia bagi masyarakat. Kehadirannya bukan hanya sebagai tempat ibadah biasa; Istiqlal mewakili kemerdekaan, persatuan, dan jati diri bangsa. Arti penting ini terlihat dari riwayat berdirinya, desain bangunannya, serta letaknya yang strategis di pusat Kota Jakarta. Tanggal 22 Februari 1978 adalah hari bersejarah, karena pada hari tersebut masjid ini resmi dioperasikan dan bisa digunakan. Acara itu menandai akhir dari proses panjang mulai dari ide, rencana, sampai pembangunan nyata, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia akhirnya punya masjid nasional yang indah dan mewakili bangsa. Asal Mula Pembangunan Ide untuk membuat masjid nasional muncul tak lama setelah […] - [Tahwil Al-Qiblah: Kisah Turunnya Petunjuk Arah Ilahi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/tahwil-al-qiblah-kisah-turunnya-petunjuk-arah-ilahi/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Perubahan arah kiblat (tahwilul qiblah) merupakan salah satu peristiwa monumental dalam sejarah perkembangan Islam. Peristiwa tersebut tidak hanya menggambarkan perubahan arah salat secara lahiriah, tetapi juga menunjukkan pembentukan arah spiritual dan identitas keagamaan umat Islam yang mandiri berdasarkan petunjuk Allah SWT. Sebelum perubahan tersebut, Rasulullah SAW dan para sahabat melaksanakan salat dengan menghadap ke Baitul Maqdis di Yerusalem, arah yang juga menjadi kiblat bagi umat Yahudi dan Nasrani. Akan tetapi, pada tahun kedua hijriah di Madinah, turunlah wahyu Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 144, yang memerintahkan umat Islam untuk menghadap ke Ka’bah di Makkah al-Mukarramah. Sejak saat itu semua […] - [Dianggap Pahlawan dan Dicap Pemberontak: Siapa Sebenarnya Andi Aziz?](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/dianggap-pahlawan-dan-dicap-pemberontak-siapa-sebenarnya-andi-aziz/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Letnan Kolonel Andi Aziz kerap dikenal sebagai Andi Azis menempati posisi yang unik dalam sejarah Indonesia, khususnya dalam peristiwa Konferensi Malino, dinamika Negara Indonesia Timur (NIT), serta peristiwa Pemberontakan Makassar yang kemudian dikenal sebagai Pemberontakan Andi Aziz (1950). Di satu sisi, ia dipandang sebagai tokoh yang membela kepentingan daerah Sulawesi Selatan. Namun di sisi lain, ia dianggap sebagai pembangkang terhadap pemerintah Republik Indonesia Serikat (RIS). Siapakah Andi Aziz? Berdasarkan catatan Seminar Series in Humanities and Social Sciences (2019), Andi Aziz lahir di Simpang Binanga, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada 19 September 1924. Ia berasal dari kalangan bangsawan Bugis–Makassar, sebuah kelompok […] - [Penaklukan Khaibar: Titik Balik Kemenangan & Kemaslahatan Umat Islam](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/penaklukan-khaibar-titik-balik-kemenangan-kemaslahatan-umat-islam-2/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Perang Khaibar menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, karena keberhasilan dalam perang Khaibar mengakhiri ancaman-ancaman yang sudah berjalan selama bertahun-tahun bagi umat Muslim Madinah. Khaibar sendiri adalah pusat persekongkolan untuk melemahkan umat Muslim Madinah dengan konflik dan pengkhianatan bersama kaum Yahudi. Kemenangan umat Muslim atas Khaibar tidak hanya meneguhkan kekuatan umat Muslim, tetapi juga sangat membantu dalam perekonomian umat Muslim melalui kebun-kebun dan hasil pertanian Khaibar. Perang ini juga menunjukkan strategi cerdas, disiplin para sahabat, dan etika dalam peperangan walaupun terhadap pihak yang mengkhianati perjanjian. Dengan demikian Khaibar menjadi titik balik bagi umat Islam dan semakin memperkokoh […] - [Yogyakarta 1946: Kota Pengungsian yang Menjadi Jantung Republik Indonesia](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/yogyakarta-1946-kota-pengungsian-yang-menjadi-jantung-republik-indonesia/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Pascakemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, pusat pemerintahan di Jakarta dilanda berbagai kekacauan akibat para penjajah yang enggan mengakui kemerdekaan Indonesia. Meskipun Jepang telah mengetahui adanya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mereka tetap bersikukuh bahwa kekuasaan dan tanggung jawab keamanan masih berada di tangan mereka sampai Sekutu, khususnya Inggris, datang. Di sisi lain, Inggris sebagai bagian dari Sekutu lebih memfokuskan diri pada repatriasi tawanan perang tanpa memedulikan kedaulatan negara baru. Kondisi ini menjadikan Jakarta tidak lagi layak sebagai pusat pemerintahan. Situasi tersebut semakin diperparah oleh tekanan dari NICA (Netherlands Indies Civil Administration) serta potensi penangkapan para pemimpin Republik. Operasi intelijen dan aktivitas […] - [Renville Dan Krisis Nasional: Ketika Diplomasi Menentukan Nasib Bangsa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/renville-dan-krisis-nasional-ketika-diplomasi-menentukan-nasib-bangsa/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Di balik gemuruh perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah memasuki salah satu masa paling rapuh dalam sejarahnya, ketika diplomasi dan senjata saling berpacu menentukan arah masa depan bangsa. Pada 17 Januari 1948, Indonesia menandatangani Perjanjian Renville, sebuah perjanjian politik antara Republik Indonesia dan Belanda yang difasilitasi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Nama “Renville” sendiri diambil dari kapal perang milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang dijadikan lokasi perundingan. Dalam prosesnya, Komisi Tiga Negara (KTN) hadir sebagai pihak penengah yang membantu memperlancar jalannya negosiasi antara kedua belah pihak. Latar Belakang Perjanjian Renville Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, kemerdekaan itu […] - [Penaklukan Yerusalem oleh Umar bin Khattab (638 M): Sebuah Narasi Historis dan Analisis Akademik yang Mendalam](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/penaklukan-yerusalem-oleh-umar-bin-khattab-638-m-sebuah-narasi-historis-dan-analisis-akademik-yang-mendalam/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Penaklukan Yerusalem (al-Quds) oleh Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 638 M merupakan salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah dunia Islam. Peristiwa ini tidak hanya penting karena posisi Yerusalem sebagai kota suci bagi tiga agama Abrahamik, tetapi juga karena cara penaklukannya yang berbeda dari praktik perang pada masa kuno, yakni tanpa pembantaian, tanpa penjarahan, dan disertai piagam perlindungan terhadap pemeluk agama lain yang kemudian dikenal sebagai Al-‘Uhda al-‘Umariyya. Bagi dunia Islam, peristiwa ini bukan sekadar kemenangan militer, melainkan juga manifestasi nilai keadilan sosial dan moralitas Islam. Banyak sejarawan Barat maupun Muslim menilai peristiwa ini sebagai paradigma baru dalam […] - [Menelusuri Peristiwa Epik Isra Mikraj Rasulullah Hingga ke Sidratul Muntaha](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/menelusuri-peristiwa-epik-isra-miraj-rasulullah-hingga-ke-sidratul-muntaha/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Isra Mikraj merupakan sebuah peristiwa yang menceritakan perjalanan malam hari Rasulullah SAW dari Masjid al-Haram di Makkah menuju Bait al-Maqdis atau Masjid al-Aqsa di Palestina. Perjalanan tersebut kemudian dilanjutkan dengan menembus lapisan-lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha, sebuah tempat yang sangat agung dan penuh misteri. Di sanalah Nabi Muhammad SAW berjumpa dan berdialog dengan Allah SWT, hingga akhirnya menerima perintah untuk melaksanakan salat lima waktu yang diwajibkan bagi beliau dan umatnya dalam sehari semalam. Namun, dalam peristiwa Isra Mikraj tersebut juga terdapat berbagai kisah lain yang belum banyak terungkap dan jarang disorot oleh media. Banyak peristiwa menarik yang menyertai perjalanan agung tersebut. […] - [Family Gathering Ma’had Aly Jakarta 2025: Menguatkan Ukhuwah dan Karakter Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/family-gathering-mahad-aly-jakarta-2025-menguatkan-ukhuwah-dan-karakter-mahasantri/): saidusshiddiqiyah.ac.id— Jakarta, Ahad, 28 Desember 2025, Family Gathering Ma’had Aly Jakarta kembali digelar sebagai ajang untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyegarkan semangat para mahasantri. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) dan CSSMoRA Ma’had Aly Jakarta, bertempat di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat. Acara tersebut diikuti oleh seluruh mahasantri dan turut dihadiri oleh jajaran staf akademika. Rangkaian acara diawali dengan workshop bersama jajaran staf yang disampaikan oleh Ustazah Baqiyatus Solikhah, S.Ag. dan Ustazah Winda Khoerun Nisa, S.Ag., dengan tema Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi. Sesi pertama disampaikan oleh Ustazah Baqiyatus Solikhah, kemudian dilanjutkan oleh Ustazah Winda Khoerun Nisa. Keduanya […] - [Family Gathering Ma’had Aly Jakarta Hadirkan Workshop Moderasi Beragama dan Ekoteologi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/family-gathering-mahad-aly-jakarta-hadirkan-workshop-moderasi-beragama-dan-ekoteologi/): saidusshiddiqiyah.ac.id —Pada Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat, Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) berkolaborasi dengan CSSMoRA sukses menyelenggarakan acara Family Gathering. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasantri dan dihadiri oleh jajaran staf akademika Ma’had Aly Jakarta. Family Gathering kali ini terasa berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Selain memeriahkan acara, staf Ma’had Aly turut berperan aktif sebagai narasumber dalam sesi workshop. Dua staf yang menjadi narasumber merupakan penerima Beasiswa Penguatan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi dari Kementerian Agama Tahun 2025, yakni Ustazah Baqiyatus Solikhah, S.Ag. dan Ustazah Winda Khoerun Nisa, S.Ag. Kegiatan dibuka dengan workshop bertema Moderasi Beragama […] - [Lahirnya Kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/lahirnya-kedaulatan-indonesia-melalui-konferensi-meja-bundar/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Kemerdekaan merupakan keadaan bebas dari segala tindak penindasan, perampasan hak, dan bentuk penghambaan yang dilakukan oleh bangsa lain. Bagi Indonesia, kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta menandai berakhirnya masa penjajahan. Namun pada kenyataannya Indonesia masih harus melalui jalan panjang untuk benar-benar merdeka.  Belanda adalah negara yang pernah menjajah Indonesia selama bertahun-tahun, yang kemudian berhasil dikalahkan oleh Jepang pada Perang Dunia II tahun 1942, Namun saat itu, bukannya merdeka bangsa Indonesia justru beralih menjadi negara jajahan Jepang. Pada 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, yang di dalamnya termasuk Belanda. Sebagai pihak […] - [AMALI Salurkan 9 Ton Beras untuk Pesantren Terdampak Bencana di Aceh](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/amali-salurkan-9-ton-beras-untuk-pesantren-terdampak-bencana-di-aceh/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 9 ton beras kepada Ma’had Aly dan pesantren yang terdampak bencana alam di Aceh. Aksi ini merupakan wujud solidaritas nasional Ma’had Aly dalam merespons musibah banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Serambi Makkah. AMALI saat ini dipimpin oleh Mudir Ma’had Aly Saidusshiddiqiyah Jakarta, KH Nur Salikin, MA., yang mengoordinasikan gerakan bantuan tersebut bersama jejaring Ma’had Aly di berbagai daerah. Bantuan disalurkan kepada lima Ma’had Aly serta sejumlah pesantren lain yang terdampak secara langsung akibat bencana. Masing-masing Ma’had Aly penerima manfaat mendapatkan satu ton beras, antara lain Dayah Abu […] - [Perang Ain Jalut: Saat Padang Pasir Mengubur Keangkuhan Mongol](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perang-ain-jalut-saat-padang-pasir-mengubur-keangkuhan-mongol/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Invasi Mongol pada abad ke-13 M merupakan salah satu ancaman paling besar terhadap eksistensi dunia Islam. Setelah menaklukkan wilayah luas di Asia dan Timur Tengah, pasukan Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan menghancurkan Baghdad pada tahun 1258 M, mengakhiri kekhalifahan Abbasiyah secara de facto. Baghdad sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam yang sangat kaya dengan khazanah ilmu pengetahuan itu ikut lenyap dibumi hanguskan Mongol. Perpustakaan Baghdad (saat itu Baghdad terkenal sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia) yang penuh dengan buku-buku sejarah, kedokteran dan astronomi dan lainnya dijarah dan semua bukunya dilempar ke Sungai Tigris, para saksi mata mengatakan Sungai Tigris berubah […] - [Penaklukan Khaibar: Titik Balik Kemenangan & Kemaslahatan Umat Islam](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/penaklukan-khaibar-titik-balik-kemenangan-kemaslahatan-umat-islam/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Perang Khaibar menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, karena keberhasilan dalam perang Khaibar mengakhiri ancaman-ancaman yang sudah berjalan selama bertahun-tahun bagi umat Muslim Madinah. Khaibar sendiri adalah pusat persekongkolan untuk melemahkan umat Muslim Madinah dengan konflik dan pengkhianatan bersama kaum Yahudi. Kemenangan umat Muslim atas Khaibar tidak hanya meneguhkan kekuatan umat Muslim, tetapi juga sangat membantu dalam perekonomian umat Muslim melalui kebun-kebun dan hasil pertanian Khaibar. Perang ini juga menunjukkan strategi cerdas, disiplin para sahabat, dan etika dalam peperangan walaupun terhadap pihak yang mengkhianati perjanjian. Dengan demikian Khaibar menjadi titik balik bagi umat Islam dan semakin memperkokoh […] - [Eropa Tak Seputih Itu: Cerita Muslim yang Menghidupkan Keragaman](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/eropa-tak-seputih-itu-cerita-muslim-yang-menghidupkan-keragaman/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Ketika kita membayangkan Eropa, yang terlintas dibenak sering kali adalah katedral tua yang megah, alunan musik klasik, dan jalanan bersalju tempat orang berlalu-lalang dalam mantel tebal. Tapi di balik menara-menara gereja dan gedung-gedung berarsitektur gotik, suara adzan kini juga ikut menggema meski pelan, namun pasti. Di sudut-sudut kota seperti Paris, Berlin, dan Rotterdam, ada anak-anak kecil yang membaca Al-Qur’an setelah pulang sekolah, ada perempuan berhijab yang menjadi dosen, arsitek, bahkan anggota parlemen.  Eropa, ternyata, tak lagi seputih yang kita kira. Di balik wajah modern dan sekulernya, tersimpan kisah tentang komunitas Muslim yang bertahan, beradaptasi, dan memberi warna baru bagi peradaban […] - [Al-Andalus: Jejak Kejayaan Islam yang Menerangi Eropa Barat](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/al-andalus-jejak-kejayaan-islam-yang-menerangi-eropa-barat/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Sebelum Islam muncul di wilayah Eropa, kondisinya sangat memperihatinkan. Mereka hidup dalam kebodohan dan keterbelakangan yang luar biasa. Kezaliman sudah menjadi hal yang lumrah di sana. Para penguasa menguasai harta dan kekayaan negeri, sementara rakyat biasa hidup dalam kemiskinan yang parah. Pada abad ke-4 Masehi bangsa Ghotik barat di bawah kepemimpinan Alarik berhasil menguasai bagian barat dari imperium Romawi dari penaklukan ini bangsa Eropa mulai berkembang. Akan tetapi tidak berlangsung lama kekuasaan ini mulai melemah sehingga mudah ditaklukkan oleh Islam.  Pada waktu itu, kaum Muslimin telah berhasil menaklukkan seluruh kawasan Afrika Utara hingga mencapai ujung barat Maroko dan tepian laut […] - [Genghis Khan: Sosok di Balik Kebangkitan Imperium Mongol](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/genghis-khan-sosok-di-balik-kebangkitan-imperium-mongol/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Genghis Khan merupakan sosok pemimpin yang dikenal dalam sejarah sebagai penakluk dunia. Ia menjadi gambaran seorang pemimpin yang memiliki kegagahan dan berjiwa kepahlawanan. Genghis Khan merupakan pemimpin bangsa barbar yang kuat, tangguh, penyabar, pemberani, dan pantang menyerah. Ia lahir pada tahun 1155 M di tengah luasnya padang stepa Mongolia, tepatnya di bantaran Sungai Onon,  sebagian sumber lain menyebutkan tahun kelahirannya adalah 1167 Masehi. Nama aslinya adalah Temujin, dan ia terlahir dari keluarga bangsawan suku Borjigin Mongol, yang menjadi awal dari perjalanan panjangnya menuju tampuk kekuasaan dan ketenaran dunia. Pada saat ia dilahirkan, ayahnya yang bernama Yesugei sedang tidak ada dirumah […] - [KH Hasyim Asy'ari: Ulama Pejuang dan Pendiri Nahdlatul ulama](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kh-hasyim-asyari-ulama-pejuang-dan-pendiri-nahdlatul-ulama/): saidusshiddiqiyah.ac.id—KH Hasyim Asy’ari merupakan salah satu tokoh masyhur dalam sejarah Islam Indonesia. Seorang ulama yang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Dilihat dari nasab ayahnya, KH Asy’ari, beliau merupakan keturunan penguasa Kerajaan Islam Demak, Sultan Pajang atau Jaka Tingkir yang merupakan putra Brawijaya VI, penguasa Kerajaan Majapahit abad XVI.  KH Hasyim Asy’ari merupakan tokoh pertama yang mendirikan organisasi Islam yang ada di Indonesia yang sering dikenal dengan nama Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai pendiri Nahdlatul Ulama, beliau memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai Islam tradisional (Ahlussunnah wal Jama’ah) di tengah gejolak kolonialisme dan perubahan sosial terhadap nusantara. Kontribusinya tidak hanya dalam […] - [Forum Bahtsul Masā’il Latih Berpikir Kritis Mahasantri Ma’had Aly Jakarta Lewat Isu Rahn](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/forum-bahtsul-masail-latih-berpikir-kritis-mahasantri-mahad-aly-jakarta-lewat-isu-rahn/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Pada Jum’at (19/12/25), Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) dan CSSMoRA telah menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail, sebuah forum musyawarah ilmiah yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan mengasah public speaking mahasantri. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma’had Aly Jakarta dengan CSSMoRA Ma’had Aly Jakarta, yang berlokasi di Pendopo Lantai 2 Pondok Asshiddiqiyah. Pembahasan Bahtsul Masail kali ini adalah “Hukum Pinjaman dengan Jaminan dan Pemanfaatan Barang Gadai (Rahn)”. Persoalan ini muncul dari tindakan sehari-hari manusia, di mana masyarakat sering melakukan transaksi pinjam-meminjam (qaradh) dengan jaminan barang berharga (rahn). Dalam praktiknya, sering muncul ketentuan yang tidak sesuai prinsip […] - [Apakah Nabi Muhammad Saw Pernah Puasa Rajab?](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/apakah-nabi-muhammad-saw-pernah-puasa-rajab/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Datangnya bulan ini sering disambut dengan berbagai amalan sunnah, salah satunya puasa. Hukum puasa di bulan Rajab sering menjadi perbincangan umat Islam. Sebagian orang bertanya apakah puasa di bulan ini disyariatkan dan apakah Rasulullah Saw pernah melakukannya. Pertanyaan ini bukan hal baru, karena sudah dibahas oleh banyak ulama. Baca juga: Ketika Masyarakat Makkah Klasik Merayakan Rajaban Dalam sebuah riwayat, ketika Sa’id Ibn Hakim al-Anshari bertanya kepada Sa’id Ibn Jubair tentang puasa Rajab, ia menjelaskan berdasarkan kisah dari Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah Saw pernah berpuasa di bulan Rajab, […] - [Ahmad Khatib Al-Minangkabawi: Ulama Visioner dari Ranah Minang dan Kiprahnya di Masjidil Haram](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/ahmad-khatib-al-minangkabawi-ulama-visioner-dari-ranah-minang-dan-kiprahnya-di-masjidil-haram/): Dalam sejarah perkembangan Islam, beberapa tokoh dari Nusantara memainkan peran penting dalam mempererat hubungan intelektual dengan Islam global. Salah satu di antaranya adalah Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Beliau merupakan ulama Nusantara yang berhasil menduduki posisi strategis di Masjidil Haram. Kiprahnya tidak hanya terbatas di Makkah, tetapi juga berpengaruh besar dalam membentuk arah perkembangan Islam di Asia Tenggara melalui murid-muridnya yang berasal dari berbagai pelosok negeri. Syaikh Ahmad Khatib bernama lengkap Ahmad Khatib bin Abdul Latif bin Abdullah bin Abdul Aziz al-Minangkabawi. Ia dilahirkan di Koto Tuo, Kabupaten Agam, Bukittinggi, Sumatera Barat, pada hari Senin, 6 Zulhijjah 1276 H (26 Juni […] - [Agresi Militer Belanda II: Titik Balik Menuju Kedaulatan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/agresi-militer-belanda-ii-titik-balik-menuju-kedaulatan/): saidusshiddiqiyah.ac.id—Agresi Militer Belanda II merupakan salah satu peristiwa paling menentukan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Serangan besar-besaran yang dilancarkan Belanda pada 19 Desember 1948 ini bukan hanya berupa tindakan militer, melainkan juga upaya politik untuk meruntuhkan keberadaan Republik Indonesia yang baru beberapa tahun berdiri. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana bangsa Indonesia menghadapi ancaman yang tidak hanya menguji kekuatan senjata, tetapi juga keteguhan diplomasi, nasionalisme, dan solidaritas rakyat. Agresi Militer Belanda II, yang dalam propaganda kolonial disebut sebagai “Operatie Kraai” (Operasi Gagak), bertujuan merebut pusat kekuasaan Republik Indonesia dan menghancurkan struktur pemerintahannya. Namun, hasil akhirnya justru berbalik arah: agresi ini memperkuat posisi […] - [Bagaimana Islam Mempengaruhi Kebangkitan Eropa?](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/bagaimana-islam-mempengaruhi-kebangkitan-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam tidak hanya berkembang di Asia, tetapi juga di berbagai belahan dunia lainnya, termasuk benua Eropa. Dalam konteks interaksi politik, sosial, ekonomi, dan lintas negara, Spanyol (Andalusia) merupakan wilayah Eropa pertama yang menyerap peradaban Islam. Kekayaan khazanah keilmuan Islam yang tumbuh sepanjang era klasik berperan besar terhadap kemajuan Eropa, baik pada masa lalu maupun hingga saat ini. Perkembangan teknologi Eropa dan otoritas Islam di Spanyol terjalin erat dalam catatan sejarah peradaban Islam. Istilah Renaissance berasal dari bahasa Latin, yakni re dan naitre. Kata re berarti “kembali”, sedangkan naitre berarti “lahir”. Dengan demikian, Renaissance dalam sejarah peradaban Eropa dimaknai sebagai “kelahiran […] - [Kontribusi dan Tantangan Komunitas Muslim di Eropa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kontribusi-dan-tantangan-komunitas-muslim-di-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam masuk pertama kali di Benua Eropa pada abad ke-7 Masehi. Pada saat itu peradaban Islam di Eropa berpusat di wilayah Spanyol, lebih tepatnya di daerah Al-Andalus. Agama islam juga tersebar luas di wilayah Rusia, Inggris, Portugal, dll. Komunitas Muslim di Eropa telah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat multikultural di benua ini. Sejak gelombang imigrasi pada pertengahan abad ke-20, populasi Muslim di Eropa terus berkembang, membawa serta budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang beragam. Kontribusi mereka dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan, sangat signifikan.  Namun di sisi lain, komunitas ini juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk diskriminasi, […] - [Islam di Jerman : Sejarah Dan Bentuk Agama (Aliran)](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/islam-di-jerman-sejarah-dan-bentuk-agama-aliran/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Meskipun Islam di Eropa bukan sesuatu yang baru, keberadaan muslim di Jerman masih menarik untuk diteliti. Dinamika umat Islam, baik dari sisi internal maupun eksternal, sangat menarik perhatian. Dari sisi internal, muslim di Jerman berasal dari berbagai etnis di Asia dan Afrika, sehingga menimbulkan tantangan besar bagi mereka untuk bersatu dan berintegrasi. Dari sisi eksternal, secara historis Islam bukan agama asli di Eropa, sehingga Islam perlu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di Eropa. Tradisi dan budaya Yahudi-Kristen telah menjadi bagian dari Jerman dan Eropa secara umum.  Islam menjadi agama terbesar kedua di Jerman, sekaligus menjadikan Jerman sebagai negara Islam […] - [HASIL ASESMEN 2025: MA'HAD ALY SA'IIDUSSHIDDIQIYAH JAKARTA RAIH PREDIKAT "MUMTAZ"](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/hasil-asesmen-2025-mahad-aly-saiidusshiddiqiyah-jakarta-raih-predikat-mumtaz/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Alhamdulillah,di penghujung tahun 2025, Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta resmi meraih predikat Mumtaz dari Majelis Masyayikh Republik Indonesia. Pencapaian ini menegaskan posisi Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah sebagai lembaga pendidikan tinggi pesantren dengan mutu terbaik di tingkat nasional. Pencapaian ini merupakan buah dari proses panjang yang ditempuh Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah dalam menjaga kualitas pendidikan. Pada akhir September 2025, tim asesor Majelis Masyayikh yaitu Bu Nyai Hj. Dra. Badriyah Fayumi, Lc., M.A. dan Prof. Dr. H. Ahmad Atabik, Lc., M.S.I., melakukan asesmen langsung, meninjau berbagai aspek mulai dari kurikulum, manajemen kelembagaan, hingga dinamika kehidupan ilmiah para santri. Usai asesmen, hasil evaluasi dibahas dalam rapat […] - [Perang Ajnadayn: Pertemuan Yang Menggetarkan Dua Dunia](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perang-ajnadayn-pertemuan-yang-menggetarkan-dua-dunia/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Tahun 634 Masehi menjadi saksi dari salah satu pertempuran paling menentukan dalam sejarah awal Islam. Di sebuah hamparan padang pasir di Syam, dua kekuatan besar bertemu. Pertempuran itu adalah Perang Ajnadayn perang besar pertama antara kaum Muslimin dan Romawi yang membuka pintu menuju penaklukan Syam. Perang ini bukan hanya soal keunggulan senjata, tetapi soal visi, keberanian, dan keyakinan. Pada suatu masa ketika gurun masih menjadi saksi bisu atas perjalanan para penakluk dan doa‐doa para syuhada, dunia tengah mengalami pergeseran kekuatan. Dua raksasa dunia, yaitu Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) dan kekuatan baru kaum Muslim di bawah panji Islam, berdiri berhadapan di […] - [Jejak Peradaban Islam yang Terlupakan di Italia Selatan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jejak-peradaban-islam-yang-terlupakan-di-italia-selatan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—“Kalau Andalusia adalah mutiara Islam di Barat, maka Sisilia adalah kilau tersembunyi yang nyaris dilupakan.” Ketika membahas sejarah Islam di Eropa, pikiran kita sering tertuju pada Andalusia (Spanyol) dengan kemegahan Cordoba dan Granada. Namun, sedikit yang tahu bahwa di selatan Italia, tepatnya di pulau Sisilia, pernah berdiri sebuah peradaban Islam yang gemilang. Dari abad ke-9 hingga ke-11, Sisilia berada di bawah kekuasaan Muslim, menjadikannya salah satu pusat budaya, ilmu, dan toleransi agama. Awal Penaklukan dan Pemerintahan Muslim Penaklukan Islam atas Sisilia dimulai pada tahun 827 M oleh pasukan Aghlabiyah dari Ifriqiya (Tunisia modern), atas nama kekhalifahan Abbasiyah. Selama lebih dari […] - [Sunan Gunung Jati dan Dinamika Islam di Jawa Barat](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sunan-gunung-jati-dan-dinamika-islam-di-jawa-barat/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Syarif Hidayatullah merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa Barat. Mengenai nama beliau, sering terjadi kerancuan antara Fatahillah dan Syarif Hidayatullah yang bergelar Sunan Gunung Jati. Banyak orang mengira keduanya adalah sosok yang sama, padahal sebenarnya mereka adalah dua tokoh yang berbeda. Syarif Hidayatullah adalah cucu kerajaan Pajajaran yang menyebarkan agama Islam di wilayah Jawa Barat dan kemudian dikenal sebagai Sunan Gunung Jati. Sementara itu, Fatahillah merupakan pemuda asal Pasai yang diutus Sultan Trenggana untuk membantu Sunan Gunung Jati dalam memerangi penjajah Portugis. Syarif Hidayatullah dilahirkan di Pasai, Aceh, diperkirakan pada akhir abad ke-15 M atau […] - [Abdul Malik bin Marwan & Pembangunan Qubbat As-Sakhrah](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/abdul-malik-bin-marwan-pembangunan-qubbat-as-sakhrah/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Yerusalem, merupakan tanah para nabi, kota suci tiga agama samawi, kota yang dipenuhi lapisan sejarah dan kesucian. Di jantung kota ini menyimpan dua monumen arsitektur Islam paling ikonik dan menjadi simbol kosmologi Islam yang menghubungkan bumi dan langit. Masjidil Aqsa dan Qubbat As-Sakhrah tidak hanya menjadi simbol kemegahan arsitektur, tetapi juga sebagai pernyataan iman dan kekuasaan, sekaligus menjadi saksi bisu dari visi seorang pemimpin yang ambisius dan visioner, yaitu Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada akhir abad ke-7. Abdul Malik bin Marwan bin Hakam bin Abu al-Ash bin Umayyah dilahirkan di Madinah pada tahun 26 H (646 M), ia berasal […] - [Pengaruh Turki Utsmani dalam Penyebaran Islam di Eropa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pengaruh-turki-utsmani-dalam-penyebaran-islam-di-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Kesultanan Turki Utsmani (Ottoman Empire) adalah salah satu kerajaan Islam terbesar dalam sejarah dunia. Kerajaan ini berdiri pada akhir abad ke-13 oleh Osman I, dan bertahan hingga awal abad ke-20. Dalam sejarah Eropa, Turki Utsmani memiliki peran penting dalam penyebaran Islam, terutama melalui ekspansi militer, diplomasi, dan pengaruh budaya.  Masuknya Islam ke Eropa melalui Utsmani ini dimulai secara nyata ketika mereka berhasil melakukan ekspansi wilayah di Balkan pada abad ke-14 dan 15. Setelah menguasai Anatolia, Utsmani bergerak ke arah barat dan berhasil menaklukkan wilayah-wilayah seperti Bulgaria, Serbia, Bosnia, Albania, dan sebagian besar Yunani. Proses penaklukan ini dibarengi dengan penyebaran Islam, […] - [Nahkoda Baru AMALI: Momentum Penguatan Ma’had Aly Nasional](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/nahkoda-baru-amali-momentum-penguatan-mahad-aly-nasional/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Mudir Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta, KH. Nur Salikin, MA, resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) periode 2025–2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) AMALI 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren Tebuireng, Jumat–Minggu (28–30/11). Agenda nasional ini dihadiri sejumlah tokoh pesantren, di antaranya Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz, para dzurriyyah Tebuireng KH. Irfan Yusuf dan KH. Riza Yusuf, Direktur PD Pontren Dr. H. Basnang Said, M.Ag, serta Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly Dr. Mahrus El-Mawa, M.Ag. Munas ke-III kali ini mengusung tema “Rekognisi, Sinergi, dan Transformasi Peran AMALI dalam Penguatan Ekosistem Pendidikan Pesantren.” Ketua AMALI 2021–2025, Dr. KH. […] - [Jejak Islam Pertama di Nusantara](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jejak-islam-pertama-di-nusantara/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Aceh merupakan yang secara geografis terletak di utara pulau Sumatera, dipandang sebagai daerah pertama yang menerima Islam di Nusantara. Konon kerajaan Islam Perlak telah berdiri sejak abad ke-9 M. Pendapat ini dikemukakan antara lain oleh Yunus Jamil dan Hasyimi, yang konon telah didirikan pada 225 H/ 845 M. Pendirinya adalah pelaut pedagang Muslim asal Persia, Arab dan Gujarat yang mula-mula datang untuk mengislamkan penduduk setempat. Kesultanan Perlak dan Kerajaan Samudera Pasai merupakan dua kerajaan Islam yang memiliki peran penting di Indonesia, khususnya di Aceh. Kerajaan Perlak yang lebih dulu berdiri dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kerajaan Samudera Pasai […] - [ PERKEMBANGAN ISLAM DI ASIA TENGGARA](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perkembangan-islam-di-asia-tenggara/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Asia Tenggara merupakan tempat tinggal bagi penduduk Muslim terbesar di dunia. Agama Islam adalah agama mayoritas di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Selain itu, minoritas Muslim dapat ditemukan di Burma (Myanmar), Singapura, Filipina, Thailand dan Vietnam.  Secara geografis, Kawasan Asia Tenggara merupakan tempat yang unik dan menarik bagi perkembangan agama-agama dunia, sehingga hampir seluruh agama terutama agama besar pernah singgah dan mendapatkan pengaruh di beberapa tempat di kawasan ini, termasuk agama Islam. Bahkan bisa dikatakan penduduk Muslim terbesar ada di Asia Tenggara. Masuknya Agama Islam di Asia Tenggara Islam masuk ke Asia Tenggara melalui suatu proses damai yang berlangsung selama […] - [Perjuangan Omar Mukhtar: Singa Padang Pasir Dari Libya](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perjuangan-omar-mukhtar-singa-padang-pasir-dari-libya/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Omar Mukhtar, seorang tokoh pejuang kemerdekaan dari Libya, merupakan simbol perlawanan terhadap penjajahan Italia di Afrika Utara. Dijuluki “Singa Padang Pasir”. Ia memimpin gerakan perlawanan rakyat Libya selama lebih dari dua dekade, memperjuangkan kemerdekaan dan harga diri bangsanya dengan semangat pantang menyerah. Keberanian dan keteguhan hati Omar Mukhtar menjadikannya tokoh legendaris yang dikenang sampai sekarang. Tidak hanya di Libya, tetapi juga oleh umat Islam dan bangsa-bangsa yang pernah mengalami kolonialisme. Omar Mukhtar bukanlah seorang militan sejak awal. Ia merupakan lulusan dari madrasah al-Jaghbub, sebuah pusat pendidikan Islam yang didirikan oleh tarekat Sanusiyah. Tarekat ini memiliki pengaruh besar di kawasan Afrika […] - [Dinamika Islam Liberal di Era Kontemporer: Cahaya Tauhid di Negeri Ginseng](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/dinamika-islam-liberal-di-era-kontemporer-cahaya-tauhid-di-negeri-ginseng/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam pertama kali diperkenalkan ke Semenanjung Korea Selatan pada abad pertengahan, sekitar abad ke-9 melalui pendekatan budaya dari berbagai agama. Setelah sekian lama, Islam kembali muncul di Korea Selatan pada abad ke-20 melalui kedatangan imigran dan aktivitas dakwah yang bertahan melalui masa perang. Kedatangan pertama Muslim ke Korea Selatan diyakini terjadi pada tahun 1955, ketika sekelompok Muslim dari Pakistan datang ke Korea Selatan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan konstruksi. Sejarah awal komunitas Muslim Korea Selatan pada era modern dimulai ketika kedatangan pasukan tentara perdamaian dari Turki saat terjadi perang Korea tahun 1950-1953 M. Agama Islam pun kemudian berkembang tahun 1970-an melalui […] - [Jejak Peradaban Islam di Negeri Pizza: Dari Emirat Sisilia hingga Komunitas Modern](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jejak-peradaban-islam-di-negeri-pizza-dari-emirat-sisilia-hingga-komunitas-modern/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Italia, yang dikenal dengan sebutan “Negeri Pizza”, memiliki sejarah panjang yang menyimpan jejak peradaban Islam. Meskipun saat ini Islam merupakan agama minoritas di Italia, pengaruhnya dalam sejarah dan budaya  negara ini sangat signifikan. Italia, sebuah semenanjung yang kaya akan warisan peradaban Romawi dan keindahan Renaisans, ternyata menyimpan narasi sejarah yang menarik dan seringkali terabaikan mengenai interaksinya dengan dunia Islam. Jejak kehadiran dan pengaruh Islam di tanah Italia terbentang luas, mulai dari masa kekuasaan politik di era klasik dan abad pertengahan, hingga pembentukan komunitas imigran yang dinamis dan beragam di era modern. Memahami perjalanan panjang ini tentu akan memberikan perspektif yang […] - [Islamophobia: Senjata Politik Baru di Jantung Eropa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/islamophobia-senjata-politik-baru-di-jantung-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islamophobia di Eropa bukanlah fenomena baru, namun dalam dua dekade terakhir, peningkatannya menjadi sangat signifikan. Faktor-faktor seperti serangan teroris, krisis pengungsi, dan kebangkitan partai-partai populis kanan telah memperkuat stereotip negatif terhadap Muslim. Artikel ini akan membahas bagaimana media, kebijakan politik, dan persepsi publik turut membentuk dan memperkuat Islamophobia di Eropa. Islamophobia dapat didefinisikan sebagai ketakutan, kebencian, atau prasangka terhadap Islam dan Muslim yang sering kali diwujudkan dalam bentuk diskriminasi, kekerasan, atau pengucilan sosial. Menurut European Islamophobia Report (Bayrakli & Hafez, 2023), hampir semua negara Eropa mengalami tren peningkatan Islamophobia, baik dalam bentuk fisik maupun simbolik. Media memiliki peran penting dalam […] - [Dari Fustat ke Kairo: Sejarah Emas Masjid Pertama di Afrika](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/dari-fustat-ke-kairo-sejarah-emas-masjid-pertama-di-afrika/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Di tengah Kairo lama, Mesir, terdapat sebuah masjid bersejarah yang melambangkan awal peradaban Islam di Afrika. Masjid Amr bin Ash bukan hanya sekedar bangunan tua, melainkan juga menjadi saksi bisu dari pertemuan antara kekuatan spiritual, strategi, politik, dan semangat peradaban. Didirikan pada abad ke-7 M oleh salah satu sahabat Nabi Muhammad Saw, masjid ini menjadi titik awal penyebaran Islam di benua Afrika. Dari kota kuno Fustat hingga Kairo modern, masjid ini terus memancarkan pengaruhnya, menjalin hubungan antara masa lalu dan masa kini. Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw, Kekhalifahan Rasyidin melanjutkan ekspansi Islam ke luar Jazirah Arab. Salah satu tokoh kunci […] - [Jejak Islam di Tanah Nubia: Antara Konflik dan Konversi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jejak-islam-di-tanah-nubia-antara-konflik-dan-konversi/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Tanah Nubia, wilayah bersejarah yang membentang di sepanjang Sungai Nil antara Mesir Selatan dan Sudan Utara, adalah salah satu kawasan paling penting dalam peta sejarah Afrika Timur Laut. Di sinilah berbagai peradaban bertemu dan saling memberi pengaruh, menjadikannya sebagai tempat pertemuan antara dunia Kristen awal Afrika dan Islam yang berkembang dari Jazirah Arab. Islam tidak datang begitu saja dan langsung diterima di tanah ini, melainkan melalui proses panjang yang penuh dinamika, melibatkan perjumpaan diplomatik, pertukaran budaya, konflik terbuka, hingga akhirnya konversi yang mengakar dan menyatu dengan identitas lokal. Sebelum kedatangan Islam, Nubia merupakan rumah bagi tiga kerajaan besar yang telah […] - [Masjid Hassan II dan Estetika Islam di Tepi Atlantik](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/masjid-hassan-ii-dan-estetika-islam-di-tepi-atlantik/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Di tepi Samudra Atlantik yang luas, berdiri sebuah mahakarya Islam yang menjadi simbol spiritual sekaligus kebanggaan nasional Maroko yaitu Masjid Hassan II yang terletak di Kota Casablanca. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah terbesar di Afrika, tetapi juga mencerminkan keindahan arsitektur Islam Afrika Utara yang kaya akan simbol sejarah dan keberagaman budaya. Masjid ini memadukan unsur-unsur tradisional dan modern dalam bentuk yang monumental, menjadi penanda kebangkitan semangat keislaman dan kebudayaan Maroko pada akhir abad ke-20. Sejarah dan Motivasi Pembangunan Masjid Hassan II dibangun atas perintah Raja Hassan II dan diresmikan pada tahun 1993 M. Pembangunan masjid ini merupakan proyek nasional […] - [Syekh Panjalu, Penyebar Islam Pertama di Tatar Pasundan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/syekh-panjalu-penyebar-islam-pertama-di-tatar-pasundan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Syekh Panjalu memiliki nama asli Sayyid Ali bin Muhammad bin Umar, namun masyarakat menyebutnya dengan berbagai julukan, di antaranya disebut Syekh Dalem Haji Sepuh Sang Prabu Jampang Manggung ada pula yang menyebutnya dengan nama Prabu Hariang Kencana atau Borosngora, juga beberapa julukan di antaranya Syekh Haji Sholeh, Syekh Haji Mulya, Syekh Aulia Mantili, Raja Panjalu, Syekh Panjalu, juga Mbah Panjalu. Dari sekian banyaknya nama dan julukan untuknya, julukan Syekh Panjalu-lah yang paling masyhur terdengar di kalangan masyarakat awam, terutama bagi masyarakat Jawa Barat khususnya. Disebut Syekh Panjalu karena ia merupakan seorang penyebar agama Islam di wilayah tersebut dan di […] - [Jejak Islam di Negeri Tirai Bambu](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jejak-islam-di-negeri-tirai-bambu/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam telah terkenal dengan penyebarannya secara damai dengan melalui jalur perdagangan dan hubungan antar bangsa. Islam menyebar dengan cara-cara damai tanpa adanya kekerasan dan penaklukan. Dan adapun salah satu cara yang paling efektif untuk menyebarkan ajaran-ajaran agama Islam. Karena perdagangan melibatkan banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat. Para pedagang tidak hanya membawa komoditas, mereka juga membawa ajaran-ajaran agama Islam. Dengan adanya perdagangan, interaksi budaya antara pedagang muslim dan masyarakat lokal yang sudah mempunyai adat sendiri menciptakan akulturasi budaya. Dengan adanya akulturasi budaya ini, maka masyarakat lokal dapat menerima dan mempelajari ajaran-ajaran agama Islam. Awal Masuknya Islam di China Umat Muslim […] - [Masjid Tua Katangka: Simbol Kebangkitan Islam di Sulawesi Selatan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/masjid-tua-katangka-simbol-kebangkitan-islam-di-sulawesi-selatan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Masjid Tua Katangka terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dan merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Didirikan pada tahun 1603 oleh Sultan Alauddin, Masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penyebaran islam dan simbol kekuatan budaya lokal. Sejarah Masjid Tua Katangka Masjid Tua Katangka dibangun pada masa awal penyebaran Islam di Sulawesi Selatan, setelah Sultan Alauddin Gowa pertama kali memeluk agama Islam. Pada masa itu, Islam mulai diterima dan berkembang pesat di wilayah Gowa, berkat upaya para ulama dan tokoh masyarakat yang mengajarkan ajaran islam kepada penduduk lokal. Sultan Alauddin berperan penting dalam proses ini, […] - [Kaligrafi Islam: Seni Tertua yang Menyimpan Makna Spiritual Mendalam](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kaligrafi-islam-seni-tertua-yang-menyimpan-makna-spiritual-mendalam/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Kaligrafi Islam merupakan salah satu bentuk seni tertua dalam dunia Islam yang sangat dihargai. Lebih dari sekadar tulisan, kaligrafi adalah sebuah ekspresi spiritual yang mendalam, mencerminkan keindahan dan kedalaman pesan-pesan dalam Al-Qur’an serta nilai-nilai budaya Islam. Sejarah kaligrafi islam sejak awal perkembangan Islam, kaligrafi telah menjadi bagian penting dalam penyebaran ajaran Islam. Sebelum agama Islam muncul di Arab, masyarakatnya banyak yang tidak bisa membaca dan menulis. Mereka terbiasa dengan tradisi menghafal. Masyarakat Arab yang bisa membaca dan menulis hanya berasal dari kalangan tertentu, seperti kalangan bangsawan. Di sisi lain, sudah ada bentuk kaligrafi yang diciptakan oleh masyarakat Arab, tetapi bentuknya […] - [Dr. Tohirin Bagikan Rahasia dan Semangat dalam Dunia Penerjemahan pada Bedah Buku Ensiklopedia Sejarawan Muslim](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/dr-tohirin-bagikan-rahasia-dan-semangat-dalam-dunia-penerjemahan-pada-bedah-buku-ensiklopedia-sejarawan-muslim/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Pada Ahad, 02 November 2025, Dr. Tohirin, Lc., M.Ag., menyempatkan hadir pada acara Bedah Buku Ensiklopedia Sejarawan Muslim di Perpustakaan Asshiddiqiyah sebagai tanda semangat dan bentuk apresiasi kepada muridnya. Dalam sambutannya, beliau terlebih dahulu berbagi kisah mengenai perjalanan menerjemah yang dimulai sejak tahun 2002 hingga kini.  “Jadi saya punya pengalaman menerjemah itu mulai dari tahun 2002 karena kepepet finansial, istri yang tidak mau tinggal di pondok, tunjangan lurah hilang, penghasilan juga hanya tiga ratus ribu, akhirnya saya punya kawan bernama Mukhlis, dia sudah berkenalan dengan beberapa penerbit, lalu saya ditawari untuk bergabung dalam forum menerjemah tersebut,” jelas beliau. Karena keaktifannya […] - [KH. Abd. Rahman Ambo Dalle: Ulama Besar dan Tokoh Pendidikan Islam di Sulawesi Selatan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kh-abd-rahman-ambo-dalle-ulama-besar-dan-tokoh-pendidikan-islam-di-sulawesi-selatan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—KH. Abd. Rahman Ambo Dalle yang dikenal oleh masyarakat Bugis dengan sebutan akrab Gurutta atau Anregurutta (AG) dilahirkan di Ujungnge, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, sekitar tujuh kilometer dari Kota Sengkang pada tahun 1900. Ayahnya bernama Puang Ngati Daeng Patobo dan ibunya Puang Cendera Dewi atau Puang Cendaha. Keduanya merupakan bangsawan Bugis Wajo. Ketika masih dalam kandungan, konon ibunya bermimpi melihat cahaya keluar dari rahimnya. Setelah lahir, kedua orang tuanya memberi nama Ambo Dalle (bahasa Bugis) yang berarti “bapak yang memiliki banyak rezeki”. Mereka berharap anak tersebut kelak hidup dengan limpahan rezeki yang cukup. Barangkali kedua orang tuanya memberikan nama itu […] - [Menggali Nilai Sejarah Lewat Terjemahan: BEM Ma’had Aly Jakarta Bedah Buku “Ensiklopedia Sejarawan Muslim"](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/menggali-nilai-sejarah-lewat-terjemahan-bem-mahad-aly-jakarta-bedah-buku-ensiklopedia-sejarawan-muslim/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta mengadakan acara Bedah Buku yang dihadiri oleh seluruh mahasantri dan jajaran staf akademika Ma’had Aly Jakarta. Acara ini diselenggarakan pada Ahad, 02 November 2025 di Perpustakaan Asshiddiqiyah Jakarta. Acara ini terasa lebih hidup dan energic karena dihadiri langsung oleh dosen pembimbing dari buku yang dibedah tersebut, yaitu Dr. Tohirin, Lc., M.Ag. Dalam sambutannya, Dr. Tohirin menyampaikan pemaparan bagaimana caranya menerjemahkan kitab dengan baik dan benar. Beliau juga menjelaskan beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam proses penerjemahan. “Kebetulan Ustaz Robi ini kemarin memercayai saya untuk menjadi pembimbing, untuk menterjemahkkan buku Ensiklopedia Sejarawan […] - [Ziryab: Pelopor Peradaban dan Budaya Islam di Andalusia](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/ziryab-pelopor-peradaban-dan-budaya-islam-di-andalusia/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Abu Al-Hasan Ali ibn Nafi’, yang lebih dikenal dengan nama Ziryab, Zeryab, atau Zaryab julukannya itu berarti “burung hitam” dalam bahasa persia dan kurdi diberikan karena warna kulitnya yang gelap dan suara nyanyiannya sangat merdu seperti burung. Dalam bahasa Spanyol ia dikenal sebagai Mirlo. Ia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Islam di Andalusia. Ia lahir pada tahun 789 M di Baghdad, dan Ziryab dikenal sebagai musisi, pemain old dan lute, penyair, ilmuan, dan juga inovator budaya yang membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan di Andalusia pada abad ke-9. Kehidupan awal dan Perjalanan ke Andalusia Sejak muda, […] - [Masjid Kobe: Saksi Sejarah Tumbuhnya Islam di Jepang](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/masjid-kobe-saksi-sejarah-tumbuhnya-islam-di-jepang/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Jepang dikenal sebagai negara maju dengan teknologi canggih. lebih dari itu, masyarakatnya juga menjunjung tinggi nilai-nilai positif seperti disiplin, etos kerja, dan rasa hormat terhadap sesama, yang ternyata selaras dengan ajaran Islam. Islam adalah agama yang sama sekali asing bagi orang Jepang. Sangat minim penduduk Jepang yang beragama Islam disana. Bahkan sangat sedikit orang jepang yang mengetahui hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Berbeda dengan agama Kristen yang dimana hari Natal telah dikenal dan mengakar kuat sebagai perayaan tahunan. Saat memasuki bulan Ramadhan, dimana seluruh umat muslim diwajibkan berpuasa satu bulan penuh, tidaklah pernah menjadi pemberitaan di Jepang. Justru […] - [Sejarah dan Perkembangan Islam di Belanda](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sejarah-dan-perkembangan-islam-di-belanda/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam merupakan agama yang memiliki sejarah panjang di berbagai penjuru dunia, termasuk di Eropa. Salah satu negara Eropa yang memiliki hubungan historis dengan Islam adalah Belanda. Hubungan ini dimulai sejak masa kolonial, terutama ketika Belanda menjajah wilayah-wilayah Muslim seperti Indonesia. Sejak saat itu, Islam mulai dikenal dan tumbuh perlahan di tanah Belanda. Kini, Islam bukan lagi merupakan agama yang asing di sana, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Belanda. Awal Kehadiran Islam di Belanda Islam pertama kali dikenal di Belanda melalui kontak kolonial dengan Nusantara, khususnya Indonesia yang pada waktu itu namanya masih dikenal sebagai Hindia Belanda. Banyak orang […] - [SENJA TERAKHIR DI ANDALUSIA](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/senja-terakhir-di-andalusia/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Pernahkah kalian membayangkan sebuah peradaban yang begitu maju, damai, dan indah perlahan-lahan menghilang seperti cahaya senja yang tertelan malam? Bagaimana mungkin sebuah pusat ilmu pengetahuan dan pusat toleransi berubah menjadi reruntuhan yang sunyi? Dan apa yang yang akan terjadi jika Alhambra tak lagi milik mereka yang membangunnya dengan iman dan kecintaan? Di balik reruntuhannya Alhambra yang megah, terbentang kisah agung yang mewarnai cakrawala Eropa. Jejak peradaban Islam di semenanjung Iberia tidak sekedar tercatat dalam sejarah, akan tetapi tertanam dalam berbagai macam bidang seperti puisi, arsitektur, bahkan dalam berbagai lukisan. Bagaimana tidak? Sebuah kota yang  begitu diidamkan kala itu, merupakan surga […] - [Sumpah Pemuda: Ketika Anak Muda Zaman Dulu Membuat Sejarah](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sumpah-pemuda-ketika-anak-muda-zaman-dulu-membuat-sejarah/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Coba bayangkan. Tanggal 28 Oktober 1928, sekelompok anak muda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dan mengucapkan sumpah yang sampai sekarang masih kita ingat. Mereka tidak punya smartphone, tidak ada media sosial untuk viral, tetapi berhasil membuat gerakan yang mengubah sejarah bangsa ini. Luar biasa bukan? Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar biasa yang dibacakan kemudian dilupakan. Ini adalah momen bersejarah ketika anak-anak muda dari berbagai latar belakang, berbeda suku, berbeda daerah, berbeda bahasa, memutuskan untuk bersatu demi satu tujuan: Indonesia merdeka. Dan yang lebih mengagumkan lagi, mereka melakukan ini di tengah-tengah penjajahan Belanda yang masih berkuasa. Sekarang mari kita kembali […] - [Imam Abdullah bin Kadi Abdus Salam: Ulama Nusantara Perintis Islam di Afrika Selatan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/imam-abdullah-bin-kadi-abdus-salam-ulama-nusantara-perintis-islam-di-afrika-selatan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Dalam sejarah penyebaran Islam di luar dunia Arab, peran ulama dari Asia Tenggara seringkali terabaikan. Padahal, kontribusi mereka dalam menyebarkan Islam ke wilayah diaspora sangat besar, terutama dalam konteks kolonialisme dan perlawanan kultural. Salah satu tokoh penting dalam sejarah ini adalah Imam Abdullah bin Kadi Abdus Salam, atau yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru. Sebagai ulama yang berasal dari Kesultanan Tidore dan dibuang ke Tanjung Harapan oleh kolonial Belanda, Tuan Guru memainkan peran besar dalam membentuk identitas Islam di Afrika Selatan. Artikel ini mencoba mengungkap secara komprehensif perjalanan hidup, perjuangan, dan warisan Tuan Guru. Tuan Guru lahir sekitar tahun 1712 […] - [Juara Risalah Ilmiah, Mahasantri Ma'had Aly Jakarta Ukir Prestasi di MQKI 2025](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/juara-risalah-ilmiah-mahasantri-mahad-aly-jakarta-ukir-prestasi-di-mqki-2025/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Di ajang Musabaqoh Qiroatul Kutub Internasional ke-1, Mahasantri Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta berhasil menorehkan prestasi yang luar biasa. Muhamad Fathul Bari meraih juara 2 dan Robiah meraih harapan 1 pada Majelis Risalah Ilmiah. Mereka berdua merupakan bagian dari tujuh mahasantri yang lolos menjadi peserta perwakilan Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta. Mereka berhasil melewati setiap babak yang ketat penyeleksiannya hingga menjadi finalis dan meraih juara. Semifinal dan final dari musabaqoh yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini berlangsung mulai 3 – 5 Oktober 2025 di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Sulawesi Selatan. Penulisan Risalah yang menggunakan aksara pegon menjadi tantangan utama bagi […] - [Kisah Hidup Thalhah bin Ubaidillah, Sahabat yang Dijamin Masuk Surga](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kisah-hidup-thalhah-bin-ubaidillah-sahabat-yang-dijamin-masuk-surga/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Thalhah bin Ubaidillah adalah salah seorang sahabat Nabi yang berasal dari suku Quraisy. Nama lengkapnya ialah Thalhah bin Ubaidillah bin Utsman bin Amru bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Thalhah lahir di Makkah pada tahun 594 Masehi. Thalhah bin Ubaidillah berasal dari keluarga kaya. Ayahnya bernama Ubaidillah, seorang pemuka Quraisy yang memiliki kedudukan tinggi di Makkah. Ibunya bernama Sha’bah binti Abdullah bin Wahab. Wahab dikenal sebagai salah satu tokoh yang tersohor karena kedermawanannya. Dari kedua orang tuanya, Thalhah bin Ubaidillah belajar tentang sifat-sifat terpuji dan akhlak yang mulia. Thalhah tumbuh menjadi seorang yang cerdas […] - [Sejarah, Tantangan, dan Harapan Islam di Eropa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sejarah-tantangan-dan-harapan-islam-di-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Hubungan antara Islam dan Eropa telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun berawal dari kontak pertama yang di mulai di Andalusia pada abad ke-8 hingga tantangan integrasi umat Islam di Eropa modern, meski menghadapi banyak rintangan, hubungan ini tetap bertahan, seperti cinta yang tak pernah padam di balik gejolak sosial dan politik. Dalam perjalanan Panjang ini, Islam telah memberi warna pada budaya Eropa. Dan pada saat yang sama, menjadi subjek ketegangan yang tak pernah selesai. Islam pertama kali memasuki Eropa pada tahun 711 M, saat pasukan muslim yang dipimpin oleh Tariq ibn ziyad menaklukan wilayah Andalusia, di bawah kekuasaan Islam, […] - [Semarak Opening UKM Ma’had Aly Jakarta dengan Sharing Session Inspiratif](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/semarak-opening-ukm-mahad-aly-jakarta-dengan-sharing-session-inspiratif/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Pada hari Rabu, 24 September 2025 berlokasi di Pepustakaan Asshiddiqiyah Jakarta, telah diadakan acara Opening Unit Kegiatan Mahasantri (UKM), yang disemarakkan oleh para mahasantri Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta. Tema Opening UKM kali ini adalah “Pengembangan Soft Skill Mahasantri”. Tema tersebut diwujudkan melalui sharing session bersama mentor-mentor yang memberikan pengalaman, motivasi, serta inspirasi bagi para mahasantri untuk terus mengasah kemampuan diri. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasantri (BEM), Nanda Farid Purwanto. Dalam sambutannya ia menyampaikan, “Mahasantri yang ikut program UKM tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga ikut menjadi produsen, entah itu di bidang kepenulisan, multimedia, ataupun publik […] - [Asesmen Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta Berjalan Lancar dan Objektif](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/asesmen-mahad-aly-saiidusshiddiqiyah-jakarta-berjalan-lancar-dan-objektif/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Pada tanggal 28–29 September 2025, telah terselenggara kegiatan Asesmen Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan di Pendopo Pesantren Asshiddiqiyah, dilanjutkan dengan pelaksanaan asesmen inti di Perpustakaan dan Kantor Ma’had Aly, dan diakhiri dengan penutupan di kediaman Bu Nyai Hj. Nur Djazilah, B.A. Pada sesi pembukaan, acara diawali dengan sambutan dari kedua asesor, yaitu Bu Nyai Hj. Dra. Badriyah Fayumi, Lc., M.A. dan Prof. Dr. H. Ahmad Atabik, Lc., M.S.I., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Khodimul Ma’had sekaligus Dewan Masyayikh, KH. Ahmad Mahrus Iskandar, B.Sc.Setelah itu, Dewan Mudir Ma’had Aly Jakarta, Dr. H. Nur Salikin, M.A., memaparkan presentasi terkait […] - [Lentera Al-Andalus: Ulama Islam yang Menerangi Eropa](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/lentera-al-andalus-ulama-islam-yang-menerangi-eropa/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Ditengah kegelapan abad pertengahan eropa, sebuah peradaban gemilang bersinar di ujung barat benua: Al-Andalus. Dari abad ke-8 hingga ke-15, wilayah yang kini ia kenal sebagai Spanyol dan Portugal ini menjadi pusat ilmu, budaya, dan spiritualitas Islam. Di bawah naungan kekhalifahan Umayyah dan dinasti-dinasti berikutnya, ulama-ulama Al-Andalus seperti Ibnu Rusyd, Al-Zahrawi, dan Ibnu Al-Baitar tidak hanya menjaga api keislaman, tetapi juga menerangi Eropa dengan karya-karya monumental mereka. Mereka adalah lentera yang memancarkan cahaya filsafat, sains, dan adab, yang meninggalkan warisan menggema hingga masa kini. Ibnu Rusyd: Filsuf yang menjembatani Akal dan Wahyu Ibnu Rusyd, atau Averroes di Barat, lahir pada tahun  […] - [Perkembangan Islam di Afrika Sub-Sahara: dari Jalur Perdagangan hingga Dakwah Kultural](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perkembangan-islam-di-afrika-sub-sahara-dari-jalur-perdagangan-hingga-dakwah-kultural/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Islam sebagai ajaran agama sekaligus fondasi peradaban, telah memberikan dampak yang luas di berbagai kawasan dunia, termasuk di Benua Afrika. Sejak awal kedatangannya, pengaruh Islam telah membawa perubahan besar dalam aspek sosial, budaya, dan politik, terutama di wilayah Afrika Utara dan Sub-Sahara. Tulisan ini akan mengulas bagaimana proses penyebaran Islam terjadi dan bagaimana agama ini mengakar kuat di tengah masyarakat Afrika, serta kontribusinya terhadap perkembangan budaya lokal. Penyebaran Islam ke Afrika dimulai pada abad ke-7 melalui jalur penaklukan militer dan hubungan dagang. Dinasti Umayyah memegang peranan penting dalam memperluas wilayah kekuasaannya ke Afrika Utara, mencakup wilayah Mesir, Libya, Tunisia, Aljazair, […] - [Sejarah Masjid Al-Azhar: Arsitektur, Pendidikan, dan Warisan Keilmuan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sejarah-masjid-al-azhar-arsitektur-pendidikan-dan-warisan-keilmuan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Siapa yang tidak mengenal Masjid Al-Azhar? Masjid megah yang berdiri di jantung Kairo, Mesir ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam paling berpengaruh di dunia, yakni Universitas Al-Azhar Asy-Syarif. Sebelum menyingkap sejarah dan peran besar Al-Azhar, mari kita menilik karakteristik arsitektur Islam dari masa ke masa. Karakteristik Arsitektur Masjid dan Menara sebagai Simbol Islam Arsitektur Islam merupakan konsep bangunan yang sesuai dengan nilai, pandangan, dan kaidah Islam. Menariknya, arsitektur Islam tidak terbatas pada masjid semata. Ia dapat berkembang di wilayah berpenduduk non-Muslim, sekaligus memberi pengaruh lintas budaya. Menara masjid—yang awalnya terinspirasi dari Masjid Damaskus dan […] - [Menelusuri Keagungan Masjid Istiqlal: Dari Arsitektur Megah hingga Makna Toleransi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/menelusuri-keagungan-masjid-istiqlal-dari-arsitektur-megah-hingga-makna-toleransi/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Masjid Istiqlal, yang berdiri megah di pusat kota Jakarta, bukan sekadar tempat ibadah bagi umat Muslim Indonesia. Dengan arsitekturnya yang monumental dan letaknya yang strategis di jantung ibu kota, Istiqlal adalah lambang persatuan, toleransi beragama, dan kebesaran sebuah bangsa. Masjid ini tidak hanya menjadi saksi sejarah Indonesia pasca kemerdekaan, tetapi juga memainkan peran penting dalam kehidupan sosial, politik, dan budaya masyarakat Indonesia. Di balik setiap batu bata dan kubah besar yang menyelimuti Istiqlal, terdapat narasi tentang semangat keberagaman dan kebangsaan yang kuat, yang hingga kini terus diperkuat dan dijaga oleh masyarakat. Artikel ini akan menggali lebih dalam berbagai aspek terkait […] - [Perjalanan Islam di Zimbabwe: Sejarah, Dinamika Komunitas, dan Tantangan Terkini](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/perjalanan-islam-di-zimbabwe-sejarah-dinamika-komunitas-dan-tantangan-terkini/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Salah satu negara di benua Afrika adalah Zimbabwe. Sebagian besar penduduknya adalah Kristen, tetapi beberapa orang masih mengikuti kepercayaan tradisional Afrika yang diwariskan dari nenek moyang mereka. Di antara dua kelompok besar itu, umat Islam hanyalah sekitar 1% dari populasi. Namun, komunitas Muslim masih memainkan peran penting dalam masyarakat Zimbabwe, terutama dalam hal sosial, ekonomi, dan budaya. Para pedagang Muslim dari wilayah Afrika Timur seperti Mozambik dan Tanzania, serta Asia Selatan, terutama India, tetap berkontribusi besar dalam penyebaran Islam ke Zimbabwe. Sekitar akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, mereka datang ke Zimbabwe untuk berdagang dan mencari kehidupan baru. Banyak […] - [Tarekat Qadiriyah: Antara Spiritualitas, Sosial, dan Tantangan Modernitas di Zanzibar](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/tarekat-qadiriyah-antara-spiritualitas-sosial-dan-tantangan-modernitas-di-zanzibar/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Zanzibar adalah sebuah pulau di lepas pantai Tanzania, Afrika Timur, yang memiliki sejarah panjang terkait dengan perdagangan, budaya, dan agama. Islam pertama kali masuk ke wilayah ini pada abad ke-8 melalui jalur perdagangan yang menghubungkan Arab dengan pesisir timur Afrika. Dalam perkembangannya, Islam di Zanzibar tidak hanya berfokus pada ritual ibadah, tetapi juga berkembang melalui ajaran sufisme, yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola kehidupan sosial dan budaya masyarakat Zanzibar. Tarekat Qadiriyah adalah salah satu tarekat sufi yang memiliki pengaruh besar di Zanzibar, yang disebarkan oleh ulama-ulama besar seperti Sayyid Abdallah bin Alawi al-Makhdum. Tarekat ini mengajarkan ajaran spiritual yang […] - [Islam Aljazair: Sejarah Penaklukan Hingga Transformasi Wajah Islam Afrika Utara](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/islam-aljazair-sejarah-penaklukan-hingga-transformasi-wajah-islam-afrika-utara/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Di tengah hamparan gurun dan pegunungan luas di Aljazair, tersimpan sebuah kisah yang telah bertahan lebih dari seribu tahun, kisah tentang sebuah agama yang membawa perubahan besar, menggoyahkan struktur sosial, dan meninggalkan warisan yang tak terlupakan. Ketika pasukan Arab menginjakkan kaki di tanah Aljazair pada abad ke-7, mereka tidak hanya datang dengan senjata, tetapi juga membawa ajaran Islam, sebuah kekuatan yang kelak akan membentuk ulang lanskap Afrika Utara.Namun perjalanan Islam di Aljazair tidak berjalan mulus. Penaklukan itu juga disambut dengan perlawanan keras dari suku-suku Berber yang berusaha menjaga adat dan budaya mereka. Penyebaran Islam di wilayah ini tidak hanya melalui […] - [Lentera Islam di Malagasy: Sejarah dan Dinamika Sosial Keagamaan di Selatan Afrika](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/lentera-islam-di-malagasy-sejarah-dan-dinamika-sosial-keagamaan-di-selatan-afrika/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Pernahkah anda menonton film The Penguins of Madagascar? Film yang mengisahkan kehidupan hewan kebun binatang beserta 4 pinguin cerdas tersebut cukup populer di kalangan anak-anak. Film berlatar di sebuah pulau yang bernama Madagaskar. Ternyata Pulau Madagaskar yang menjadi latar tempat film kartun tersebut benar-benar ada, lho. Bahkan islam pun sempat tumbuh subur di pulau Malagasy tersebut.  Madagaskar adalah pulau terbesar keempat di dunia. Selain pulau utama, beberapa pulau kecil di sekitarnya juga diklaim oleh republik ini, yaitu Pulau Juan de Nova, Pulau Europa, Kepulauan Glorioso, Pulau Tromelin Island, dan Bassas da India. Walau secara geografis berdekatan dengan Afrika, sejarah geologi, […] - [Islam di Prancis: Peran Komunitas Muslim dalam Pembentukan Budaya Paris](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/islam-di-prancis-peran-komunitas-muslim-dalam-pembentukan-budaya-paris/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Paris, ibu kota Prancis yang dikenal sebagai pusat seni, budaya, dan mode dunia, memiliki sisi lain yang tidak kalah penting dalam membentuk identitas kotanya, yaitu kontribusi komunitas Muslim. Islam merupakan agama terbesar kedua di Prancis, dengan populasi Muslim mencapai sekitar 9 juta jiwa atau sekitar 13% dari total penduduk. Sebagian besar komunitas Muslim di Prancis berasal dari imigrasi pasca-Perang Dunia II, terutama dari bekas koloni Prancis di Afrika Utara seperti Aljazair, Maroko, dan Tunisia. Di Paris komunitas Muslim telah ikut berperan dalam membentuk struktur dan suasana umum budaya di Paris, baik secara historis maupun kontemporer.  Sejarah Masuknya Islam di Prancis […] - [KONGRES VI DEMA AMALI: Peran Mahasantri dalam Menghadapi Bonus Demografi dan Ekonomi Berkelanjutan Menyongsong Indonesia Emas 2045](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kongres-vi-dema-amali-peran-mahasantri-dalam-menghadapi-bonus-demografi-dan-ekonomi-berkelanjutan-menyongsong-indonesia-emas-2045/): Acara Kongres VI DEMA AMALI dimulai pada hari Rabu, 10 September 2025, bertempat di Ma’had Aly Idrisiyyah, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kongres ini dihadiri oleh delegasi mahasantri dari berbagai Ma’had Aly se-Indonesia, di mana masing-masing kampus mengutus beberapa perwakilannya untuk hadir. Kegiatan pembukaan diawali dengan beberapa sambutan. Salah satunya disampaikan oleh Presiden Nasional DEMA AMALI periode sebelumnya, Moh. Ahsan Syaifur Rizal (Ma’had Aly Hasyim Asy’ari). Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberi kesehatan sehingga dapat berkumpul dalam Kongres VI ini. Beliau menekankan bahwa kongres bukan hanya sekadar ajang silaturahmi antar mahasantri, tetapi juga momentum lahirnya gagasan-gagasan […] - [Qur’an, Liberation and Pluralism: Tafsir Pembebasan Farid Esack](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/quran-liberation-and-pluralism-tafsir-pembebasan-farid-esack/): Bicara tentang Diskriminasi Isu diskriminasi selalu menimbulkan banyak perdebatan, baik terkait perbedaan suku, budaya, maupun ras. Padahal, Islam mengajarkan bahwa semua ciptaan Allah memiliki derajat yang sama. Satu-satunya hal yang membedakan manusia di sisi Allah adalah ketakwaannya. Sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Ḥujurāt [49]:13: يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ “Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, lalu Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah […] - [Buta tapi Punya Karya? Ibnu Sidah; Ulama Tunanetra yang Aktif Berkarya](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/buta-tapi-punya-karya-ibnu-sidah-ulama-tunanetra-yang-aktif-berkarya/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Salah satu negara pencetak ulama besar dalam bidang ilmu keagamaan adalah Andalusia, Spanyol. Seperti Imam Qurthubi yang ahli fikih dan tafsir, Ibnu Hazm yang menekuni bidang Sejarah, Ibnu Rusyd dan Ibnu Thufail yang berkecimpung di bidang Filsafat, Ibnu Arabi serta Ibnu Malik yang menguasai kaidah gramatikal bahkan Al-Zahrawi yang merupakan seorang dokter ahli bedah.  Para ulama yang telah mengharumkan Islam melalui karya-karya mereka itu juga kini dikenal oleh seluruh muslim di dunia. Bahkan, tulisan yang mereka buat senantiasa menjadi modul kurikulum pesantren-pesantren di Indonesia. Akan tetapi, ada banyak juga ulama besar yang berkontribusi dalam khazanah keilmuan Islam yang tidak begitu […] - [Tatar Krimea: Jejak Panjang Islam di Jantung Eropa Timur](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/tatar-krimea-jejak-panjang-islam-di-jantung-eropa-timur/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Suku Tatar Krimea merupakan salah satu kelompok etnis yang memiliki sejarah panjang di Eropa Timur, dengan akar budaya yang erat terkait dengan agama Islam. Mereka berasal dari semenanjung Krimea, wilayah yang kini menjadi bagian dari Ukraina, namun sejak lama menjadi daerah yang penuh gejolak politik dan peperangan. Masuknya Islam ke wilayah Krimea bermula pada abad ke-13, seiring dengan ekspansi Mongol ke kawasan tersebut. Proses Islamisasi menguat pada awal abad ke-14 ketika penguasa Golden Horde, Uzbeg Khan secara resmi mengadopsi Islam sebagai agama negara. Keputusan ini berdampak besar, mendorong suku-suku yang berada di bawah kekuasaannya, termasuk Tatar Krimea, untuk memeluk Islam. […] - [Samarkand dan Bukhara: Dua Kota Jantung Peradaban Islam di Asia Tengah](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/samarkand-dan-bukhara-dua-kota-jantung-peradaban-islam-di-asia-tengah/): saiidusshiddiqiyah.ac.id—Ketika mendengar istilah “Pusat Peradaban Islam”, mungkin yang terlintas di benak kita adalah Baghdad, Kairo, atau Mekkah. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa di Asia Tengah terdapat dua kota tua yang pernah dijuluki sebagai “Jantung Ilmu Pengetahuan dan Spiritualitas Islam”? Kedua kota itu adalah Samarkand dan Bukhara di Uzbekistan. Sejak abad ke-8 hingga abad ke-15, Samarkand dan Bukhara menjadi pusat ilmu pengetahuan, dakwah, seni, serta budaya Islam. Peran keduanya tidak hanya penting bagi Asia Tengah, tetapi juga bagi dunia Islam secara keseluruhan. Awal Masuknya Islam Islam masuk ke kawasan ini pada abad ke-8 M, ketika Dinasti Umayyah memperluas wilayah kekuasaan ke arah timur. Sebelumnya, masyarakat setempat menganut […] - [Menghidupkan Sunnah, Mengkaji Sanad: Dauroh Ilmiyah Bersama Syekh Yahya di Ma’had Aly Jakarta](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/menghidupkan-sunnah-mengkaji-sanad-dauroh-ilmiyah-bersama-syekh-yahya-di-mahad-aly-jakarta/): MAHADALYJAKARTA.COM — Pada Jumat–Sabtu, 5–6 September 2025, Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta menyelenggarakan Dauroh Ilmiyah bersama Syekh Yahya Asir Karamah Balas’ad. Kegiatan ini sekaligus diadakan khataman kitab karya guru beliau, Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafiz, berjudul Mukhtār al-Ḥadīits asy-Syarīf. Acara yang berlangsung di Perpustakaan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta tersebut diikuti oleh seluruh mahasantri aktif, pengabdian, serta segenap civitas akademika Ma’had Aly. Syekh Yahya sendiri merupakan murid Al-Habib Umar yang sejak kecil telah dekat dengan beliau dan keluarganya. Bahkan sebelum berdirinya Darul Musthafa di Tarim, Yaman, Syekh Yahya sudah berada dalam bimbingan langsung sang guru. Kitab Mukhtār al-Ḥadīits memuat 59 hadis, dimulai dengan hadis tentang niat dan […] - [MASTAMA 2025: Dua Materi Fundamental untuk Mempersiapkan Calon Ulama Masa Depan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/mastama-2025-dua-materi-fundamental-untuk-mempersiapkan-calon-ulama-masa-depan/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Mahasantri (MASTAMA) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta kembali menghadirkan pembekalan penting bagi para mahasantri baru. Bertempat di Pendopo Lantai 2 Pesantren Asshiddiqiyah, pada Senin (1/9/2025), dua materi utama disampaikan oleh H. Nur Salikin, M.A. dan Ust. Labib Afif Najih Masrur, Lc., M.A. Kedua pemateri memberikan pandangan mendalam tentang peran Ma’had Aly dalam menjaga otoritas keilmuan Islam serta menanamkan kedisiplinan sebagai fondasi keberhasilan seorang mahasantri. Materi Pertama: “Ke-Ma’had Aly-an” Materi pertama disampaikan oleh H. Nur Salikin, M.A. dengan tema “Ke-Ma’had Aly-an” yang dilaksanakan pukul 14.00-16.00 WIB. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara detail visi dan misi Ma’had Aly, […] - [Pelantikan BEM Ma’had Aly Jakarta 2025/2026: Membangun Organisasi dengan Solidaritas dan Kinerja yang Baik](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pelantikan-bem-mahad-aly-jakarta-2025-2026-membangun-organisasi-dengan-solidaritas-dan-kinerja-yang-baik/): Pelantikan BEM (Badan Eksekutif Mahasantri) Mahad Aly Sa’iidusshiddiqiyah yang diselenggarakan pada hari Rabu (03/09/2025) di Gedung Pendopo Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta. Pelantikan pengurus baru ini menjadi awal dari kinerja yang lebih baik dari sebelumnya. Acara berlangsung dengan khidmat dan semua peserta acara tertib mendengarkan sampai acara selesai. Acara dimulai pada jam 08.30 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta dengan penuh semangat. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari ketua demisioner BEM Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah periode 2024/2025, Nurika Amiroh Nubailah. Dalam pidatonya, ia mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim […] - [Meneladani Empat Perempuan Mulia: Resensi Buku "Tutup Auratmu, Buka Pikiranmu"](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/meneladani-empat-perempuan-mulia-resensi-buku-tutup-auratmu-buka-pikiranmu/): “Cukuplah bagimu (menjadikan teladan) empat perempuan dunia: Asiyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah.” (H.R. Al-Thabarani) Empat sosok perempuan yang disebutkan Rasulullah dalam hadis di atas memiliki peran besar dan kiprahnya masing-masing pada zamannya. Mereka adalah teladan independensi, keteguhan iman, dan pengabdian yang tak lekang oleh waktu. Buku Tutup Auratmu, Buka Pikiranmu mengajak pembaca untuk terus berintrospeksi, bagaimana menjadi perempuan yang tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga sebagai ibu, istri, anak, atau saudara, tetapi juga sebagai pribadi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Asiyah adalah simbol perempuan independen dalam kapasitas sebagai istri Fir’aun. Meski hidup di tengah puncak […] - [DISKRIMINASI MATERI MQKI 2025](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/diskriminasi-materi-mqki-2025/): Penulis merasa tergelitik untuk menuliskan problem yang sudah terjadi berkali-kali ini, sebagai pegiat kajian minoritas, ketika melihat, bahkan merasakan langsung ‘ketimpangan’ yang terjadi antara mayoritas dan minoritas ini agak membuat gusar dalam pikiran. Tahun 2023 lalu, saat MQK Nasional di Lamongan, penulis sudah memberikan usulan dan kritikan kepada panitia penyelenggara, terutama perihal kategori MQK Bahsul Kutub pada tingkat Mahad Aly. Pada tahun ini, ternyata tetap saja problemnya, bahkan materi yang diujikan itu benar-benar merupakan bentuk ‘hegemoni’ takhasus mayoritas terhadap minoritas. Kenapa penulis katakan ‘hegemoni’? logika sederhananya seperti ini : materi perlombaan MQK Bahsul Kutub adalah ‘Fathul Wahab’ karya Syaikh Zakariya […] - [Semarak MASTAMA 2025: Awal Langkah Mahasantri Baru Ma’had Aly Jakarta](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/semarak-mastama-2025-awal-langkah-mahasantri-baru-mahad-aly-jakarta/): saiidusshiddiqiyah.ac.id— Masa Ta’aruf Mahasantri (MASTAMA) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta resmi dibuka pada Senin (1/9/2025) oleh Khodimul Ma’had, KH. Ahmad Mahrus Iskandar, B.Sc. di Gedung Pendopo Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta. MASTAMA menandai awal perjalanan mahasantri baru yang siap memulai babak baru dalam dunia akademik dan kepesantrenan. Acara berlangsung khidmat dan semakin meriah dengan kehadiran tamu istimewa, Ustadz Miftah Farid, seorang qari internasional yang telah menjuarai berbagai kompetisi qiraah hingga tingkat internasional di Maroko. Acara pembukaan MASTAMA 2025 dimulai pukul 09.00 WIB dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme. Acara yang dipandu oleh MC Hilyatul Maknunah dan Siti Katibatul Malihah dibuka dengan tilawah […] - [Risalah Pegon; Apa Fungsinya Untuk Mahad Aly?](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/risalah-pegon-apa-fungsinya-untuk-mahad-aly/): Draft Sistem Penjamin Mutu Eksternal(SPME) mengharuskan penulisan Tugas Akhir dengan minimal menggunakan Bahasa Arab Pegon (Arab Jawi). Tidak boleh menggunakan Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan untuk ‘nguri-nguri’ Bahasa Santri. “Jika Mahad Aly saja tidak mau pakai Pegon, siapa yang mau melestarikanya?!” ucap seorang pakar. Hal ini penulis dengar dengan sendiri ketika menghadiri Uji Publik SPME tersebut.   Sebelum masuk dalam pembahasan utama, tentunya perlu mengenalkan pegon terlebih dahulu. Aksara Pegon itu adalah inisiasi ulama dalam menyebarkan Islam di Jawa, agar lebih mudah diterima. Tentunya, sebagai agama baru, Islam tidak hanya datang dengan konsep ke-Tuhan-anya, tapi juga prodak budayanya, yaitu Tulisan […] - [PENGUMUMAN LOLOS PMB MA'HAD ALY JAKARTA TAHUN 2025](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pengumuman-lolos-pmb-mahad-aly-jakarta-tahun-2025/): MAHADALYJAKARTA.COM– Beasiswa Kuliah S1 Takhassus Sejarah dan Peradaban Islam (At-Tarikh al-Islami wa Tsaqafatuh) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqi’yah Jakarta baru saja melaksanakan serangkaian Ujian Seleksi Penerimaan Mahasantri Baru Tahun 2025. Angkatan ke-19 ini terdiri dari 200 pendaftar. Peserta mengikuti serangkaian ujian, antara lain tes tulis nahwu, sharaf, dan fikih, serta tes lisan Al-Qur’an, qira’atul kitab, dan interview. Berdasar rapat, terpilih 25 peserta lolos seleksi Gelombang I dan Gelombang II Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqi’yah Jakarta yang akan disahkan sebagai mahasantri baru. Berikut nama-namanya antara lain: Peserta cadangan akan diterima untuk menggantikan apabila terdapat peserta yang mengundurkan diri. Informasi terkait hal ini akan disampaikan secara […] ## Pages - [From PendaftaranBeasiswa BIB-LPDP SANTRI 2026](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/from-pendaftaran-bib-lpdp-santri-2026/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Juknis Beasiswa Santri BIB-LPDP 2026](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/juknis-beasiswa-santri-bib-lpdp-2026/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Tugas Akhir](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/tugas-akhir/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Proposal Penelitian](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/proposal-penelitian/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Pedoman Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pedoman-mahasantri/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Riwayat Pelatihan Dosen](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/riwayat-pelatihan-dosen/): Our Porfessionals Meet Our Team While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Patrick Foster Higher […] - [Karya Dosen](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/karya-dosen/): Our Porfessionals Meet Our Team While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Patrick Foster Higher […] - [Prestasi Dosen](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/prestasi-dosen/): Our Porfessionals Meet Our Team While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Patrick Foster Higher […] - [Karya Tulis Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/karya-tulis-mahasantri-2/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Seminar & Workshop](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/seminar/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Kegiatan Kepesantrenan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kepesantrenan-2/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Unit Kegiatan Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/unit-kegiatan-mahasantri/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Kegiatan Kepesantrenan](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kepesantrenan/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Pedoman Akademik](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pedoman-akademik/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Kalender Akademik](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kalender-akademik-2/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Home](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/): Empower your business and sales success While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. View Our […] - [Pendaftaran Jalur LOA BIB (PBSB) 2025](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pendaftaran-mahasantri-bib/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Prestasi Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/prestasi-mahasantri-tingkat-internasional/):   Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta Karya Tulis Mahasantri   Katalog Karya Tulis Kategori Sastra NO JUDUL PENULIS KATEGORI 1 Bermusik Ala Milenial Alwi Jamalulel Ubab Buku Islami 2 Nahwu Otodidak Muhammad Abror Buku Islami 3 Ramadhan Terakhir Muhammad Abror Buku Islami 4 Buku Pintar Fiqih Muamalat Muallaqos Buku Islami 5 Senja Terakhir di Samarkand Shifatul Aula F.N Buku Antologi Cerpen 6 Dongeng Fabel: Garuk…! Garuk…! Shifatul Aula F.N Buku Antologi Fabel 7 Aksara Tanpa Titik Shifatul Aula F.N Buku Antologi Cerpen 8 Rumah dengan Pohon Rambutan Shifatul Aula F.N Buku Antologi Cerpen 9 Rasa yang Tertinggal Ibnu Nazar Saifulloh Buku […] - [Juknis Beasiswa Asshiddiqiyah](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/juknis-beasiswa-aic/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [From Pendaftaran](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pendaftaran-mahasantri/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Unit Kegiatan Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/ukm/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Kemahasantrian](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kemahasantrian/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Publikasi Jurnal](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/jurnal/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Hibah Penelitian](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/hibah-penelitian/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Prestasi Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/prestasi-mahasantri-tingkat-nasional/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Berita](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/berita/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Karya Tulis Kategori Sastra](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/karya-tulis-kategori-sastra/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Beasiswa Santri Kemenag RI](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pbsb/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Akreditasi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/akreditasi/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Pengabdian](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pengabdian/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Penelitian](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/penelitian/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Kurikulum](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/kurikulum/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [SK Lembaga](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/sk/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Pendaftaran Mahasantri](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/pmb/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Informasi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/informasi/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Data Dosen](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/data-dosen/): Our Porfessionals Meet Our Team While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Patrick Foster Higher […] - [Akademik](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/akademik/): Consulting Service Audit & Assurance While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Related Analytics Financial […] - [Nama Dosen](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/nama-dosen/): Patrick Foster Higher Education Practice Leader, CPA, MBA Linkedin-in Twitter Facebook-f Patrick Foster is an auditor or potential customer, you must make a great first impression as a company. Your […] - [Contact](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/contact/): Contact Us Ready to Talk? Call to action (CTA) is a marketing term for any device designed to prompt an immediate response or encourage an immediate sale. +1-234-567-8910 Send us […] - [Struktur Organisasi](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/struktur-org/): Our Porfessionals Meet Our Team While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Patrick Foster Higher […] - [Profile](https://saiidusshiddiqiyah.ac.id/profile/): About Us Who we are? While many are facing difficult times, business does not stand still. Solid financial and tax planning are needed now more than ever. Message From CEO […] [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)